Jawaban Elegan DKP Kaltara saat Gelaran Pasar Ikan Murah Dinilai Rusak Estetika Alun-alun Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kegiatan pasar ikan murah yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara di Alun-alun Nunukan pada Ahad (13/7) memunculkan respons dari sejumlah pihak yang mempertanyakan dampaknya terhadap estetika kota. Namun, pihak DKP Kaltara menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah mengikuti prosedur yang berlaku dan tidak merusak fasilitas umum.

Kepala Bidang Budidaya PDS dan PSDKP DKP Kaltara, Hasan Basri, menanggapi kritikan tersebut dengan mempertanyakan balik letak kerusakan yang dimaksud.

Baca Juga :  14 Armada Disiagakan, DAMRI Tanjung Selor Layani Rute Kaltara–Kaltim

“Merusaknya di mana? Apanya yang dirusak? Kami ini justru sudah minta izin ke Pemerintah Daerah Nunukan, karena taman kota Alun-alun ini dikelola oleh Pemda,” kata Hasan saat ditemui usai kegiatan.

Ia menjelaskan, meskipun DKP merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi, pihaknya tetap menghormati otoritas Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan mengajukan izin resmi sebelum menggunakan area Alun-alun sebagai lokasi pasar murah. Bahkan, lanjut Hasan, pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Pemkab berupa peminjaman tenda dan fasilitas penunjang lainnya.

Baca Juga :  Diskon Tiket PELNI Lebaran 2026 Berlaku 11 Maret–5 April

Menurut Hasan, lokasi yang dipilih pun bukan tanpa pertimbangan. Biasanya, kegiatan pasar murah atau operasi pasar digelar di sekitar Tugu Dwikora. Namun karena keterbatasan ruang dan demi kenyamanan masyarakat, Alun-alun dipilih sebagai lokasi alternatif yang strategis.

“Selesai kegiatan pun langsung dibersihkan kembali. Kami juga sudah siapkan kantong plastik, air, dan perlengkapan lain agar tidak menimbulkan bau maupun mengundang lalat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok LPG di Kaltara Aman hingga Idulfitri 1447 H

Hasan berharap masyarakat bisa melihat sisi positif dari kegiatan pasar ikan murah ini, yakni sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh ikan segar dengan harga terjangkau, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

“Kegiatan ini untuk rakyat, bukan untuk merusak. Justru kami ingin menghadirkan manfaat,” tutupnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *