benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membeberkan fluktuasi dana desa tahun ini untuk desa se-Kaltara menurun secara umum.
Kepala DPMD Kaltara, H. Edy Suharto menjelaskan dana desa langsung dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan tidak melalui Provinsi.
“Data terakhir tahun 2023 dana desa kita Rp393 miliar lebih. Dibandingkan tahun 2022 ke 2023 turun tetapi dari tahun 2023 ke 2024 turun juga tetapi tidak signifikan,” ujar Edy, Kamis (25/1/2023).
Ia mengungkapkan untuk tahun 2024, dana desa masih berada di angka Rp3 miliar lebih untuk 447 desa yang ada di seluruh wilayah Kaltara.
“Terbagi ke Bulungan ada 79 desa, Malinau 104 Nunukan 230 desa, KTT 32 desa,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, ia pun mendapatkan informasi jika dalam waktu dekat akan dilakukan pemekaran desa baru di daerah Bulungan.” Ada rencana, tapi memang pemekaran itu kewenangan pemerintah kabupaten,” imbuhnya.
“Kami mendengar informasi saja di Bulungan khususnya desa disekitar Tanjung Selor dan Tanjung Palas tengah,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Nicky Saputra







