Dishub Kaltara Minta Kabupaten Kota Usulkan SOA 2025

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Rute penerbangan perintis baik penumpang maupun barang dan bahan bakar minyak (BBM) yang ditangani oleh subsidi ongkos angkut (SOA) 2024 yang dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) telah keluar dan tidak lama lagi akan berjalan.

Agar tidak ada kekurangan dan tidak terakomodir di tahun selanjutnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah meminta kabupaten kota agar melakukan pengusulan lagi untuk tahun 2025.

Plt Kepala Dishub Kaltara, Andi Nasuha, menyatakan bahwa untuk proyeksi tahun 2025, pemerintah kabupaten dan kota diminta untuk mengusulkan lagi SOA 2025.

Baca Juga :  Minat Baca Masyarakat Kaltara Turun dari Peringkat 10 ke 14

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kekurangan rute, terutama karena pemerintah kabupaten dan kota sering saling menyalahkan jika ada rute yang kurang dilayani dan diakomodir,” ucap Andi Nasuha kepada benuanta.co.id, Sabtu, 20 Januari 2024.

Oleh karena itu, usulan dari pemerintah kabupaten dan kota diharapkan dapat mengatasi masalah ini dan menjamin ketersediaan rute penerbangan.

Meskipun rute yang sudah ada di tahun 2024 itu berdasarkan permintaan dari pemerintah daerah. Sebelumnya Dishub Kaltara hanya mengirimkan surat kepada kabupaten kota melalui dinas terkait karena tugas mereka adalah mengawasi dan mengontrol transportasi di Kaltara.

Baca Juga :  14 Armada Disiagakan, DAMRI Tanjung Selor Layani Rute Kaltara–Kaltim

“Terutama untuk dua kabupaten, yakni Nunukan dan Malinau, Dishub Kaltara meminta agar rute penerbangan segera diusulkan untuk SOA 2025,” paparnya.

Inisiatif ini sudah diterapkan sejak tahun 2022 lalu, dimana Dishub Kaltara meminta kepada kabupaten dan kota untuk mengusulkan rute untuk SOA.

“Ketika usulan masuk ke dinas, kita juga melakukan survei untuk memastikan bahwa usulan tersebut memang dibutuhkan oleh masyarakat dan layak untuk diakomodir,” terangnya.

Baca Juga :  12 RKB di SMKN 4 Tarakan Jadi Prioritas pada 2027

Kata dia, SOA untuk penerbangan penumpang perintis sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan transportasi barang di daerah terpencil. Dengan adanya SOA, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di daerah yang sulit dijangkau dan membantu meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

“Agar program ini dapat berjalan dengan efektif, kami mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik dari pemerintah kabupaten dan kota di daerah setempat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *