Antusias Warga untuk Berhaji Tinggi, Daftar Tunggu Sampai 26 Tahun

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Waktu tunggu haji di Indonesia berbeda-beda setiap daerah, yang mana daftar tunggu haji ini berlaku untuk calon Jammah Haji reguler.

Untuk di kabupaten Bulungan, seperti yang dikatakan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan H.Ramli, daftar tunggu haji di Bulungan bisa mencapai 26 tahun. Adapun antusiasme warga Bulungan untuk menunaikan rukun Islam kelima kata Ramli cukup tinggi. Namun waiting list cukup panjang.

“Daftar tunggu haji ini panjang sampai 26 tahun, ” ucapnya, Senin (20/5/2024)

Baca Juga :  Masyarakat Hukum Adat Minta Hutan Dilestarikan

Artinya, mereka yang mendaftar tahun ini bakal berangkat ke Tanah Suci pada 2050 mendatang. Secara umum, kuota haji Indonesia sebanyak 241.000 orang. Meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, 221.000 orang.

“Kuota haji Bulungan 2023 sebanyak 83 orang. Tahun ini naik menjadi 92 orang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ramli juga menyebutkan Indonesia menjadi negara dengan daftar tunggu terpanjang. Kerena itu, pemerintah pusat terus berupaya untuk menambah kuota haji.

“Pemerintah pusat terus berupaya untuk meminta tambahan kuota haji,” ujarnya.

Baca Juga :  Masyarakat Hukum Adat Minta Hutan Dilestarikan

Diharapkan, 2025 kuota haji dapat bertambah. Sehingga, bisa memangkas waiting list haji yang cukup panjang. “Iya, saya berharap waiting list haji yang cukup panjang dapat dipangkas dan masyarakat dapat menunaikan ibadah haji lebih cepat,” jelasnya

Namun, dalam menangani masalah ini, tidak hanya peningkatan jumlah kuota haji saja yang harus diperhatikan, melainkan juga aspek-aspek lain seperti infrastruktur dan kesiapan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga perlu memerhatikan kesehatan dan kesiapan finansial bagi diri mereka sendiri, karena mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Di samping itu, Kemenag Bulungan juga akan lebih aktif dalam memberikan sosialisasi dan informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji pada masyarakat. (*)

Baca Juga :  Masyarakat Hukum Adat Minta Hutan Dilestarikan

Reporter: Ike Julianti

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1926 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *