Ombudsman Ingatkan Netralitas ASN dalam Pilkada 2024

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tahapan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang saat ini sedang berlangsung, mendapat perhatian khusus dari Ombudsman. Khususnya, mengenai permasalahan pelayanan publik.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara), Maria Ulfa, kembali mengingatkan soal netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Integritas dan profesionalisme menjadi pondasi dasar ASN melaksanakan tugas negara.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Bawaslu Kaltara Awasi Pemutakhiran Data Pemilih 

Dia mengingatkan pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Kepemimpinan kuat perlu didasari dengan prinsip moral yang tinggi dan kejujuran yang tidak tergoyahkan.

Pihaknya memberikan kesempatan agara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus memaksimalkan fungsi mereka. Jika ada pelapor tidak mendapatkan layanan dari APIP atau inspektorat itu dapat di teruskan ke Ombudsman. “Saat ini kami masih membangun koordinasi,” kata Maria Ulfa.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Bawaslu Kaltara Awasi Pemutakhiran Data Pemilih 

Maria Ulfa mengatakan, kepala daerah yang statusnya telah berhenti menjelang pilkada, dan akan di ganti pejabat sementara yang di tunjuk. Dia berharap agar tetap menjaga netralitas. Jika ada warga yang tidak puas dengan layanan pengaduan di inspektorat maka boleh melaporkan hal tersebut ke Ombudsman.

Amanah jabatan yang diberikan dapat memberikan kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik untuk masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Bawaslu Kaltara Awasi Pemutakhiran Data Pemilih 

“Jika ada permasalahan maka ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nya dulu, lalu naik ke inspektorat,” jelasnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1939 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *