Evaluasi Inspektorat Penerbangan, Bandara Juwata dan Basarnas Teken MoU

benuanta.co.id, TARAKAN – Bandara Juwata Tarakan dan Badan SAR Nasional melakukan Memorandum of Understanding (MoU) penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat udara.

Dalam perjanjian kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat membuat Letter of Operational (LOCA). Dimana LOCA merupakan pedoman bersama bagi Basarnas dan Bandara Juwata yang memiliki wilayah tanggung jawab sesuai dengan Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Wilayah Pencarian dan Pertolongan dengan Kantor UPBU Juwata Tarakan dan memiliki tanggung jawab sesuai Peraturan Menteri.

Kepala Kantor Basarnas Tarakan, Syahril mengatakan proses perjanjian kerja sama bukan perkara yang mudah. Mengingat banyak pihak terlibat dalam mencurahkan segenap pikiran tenaga dan waktu demi tercapainya perjanjian kerja sama ini.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tarakan Terima Aspirasi Penolakan Usulan Penyelesaian Lahan

“Perjanjian kerja sama ini, adalah hubungan kerja sama dari Dirjen Perhubungan Udara dan Basarnas, dan kami tindaklanjuti hasil evaluasi Inspektorat Penerbangan, dan sebenarnya tujuannya mempererat hubungan kerja sama di UPT daerah regional terkait kegiatan penerbangan,” jelasnya.

Hal tersebut sudah pernah dilakukan sebelumnya saat terjadi peristiwa pesawat PK SNE yang terjatuh di daerah Binuang. “Itu contoh sinergitas kami antara Basarnas dan Bandar Juwata Tarakan dan sudah melaksanakan tugas dan fungsi sebagai aparat negara melayani masyarakat,” ujarnya.

Terkait koordinasi selama ini telah dilaksanakan dan untuk Tupoksi sendiri kembali ke instansi masing-masing karena ada regulasi sendiri.

Baca Juga :  Kasasi Terdakwa Pembunuhan Berencana Ditolak MA, Tetap Hukuman Mati

Terpisah, Kepala UPBU Bandar Juwata Tarakan, Bambang Hartato mengatakan ia tentu mendukung adanya perjanjian kerja sama ini. Hal tersebut merupakan wujud administrasi yang dilakukan melalui sinergitas koordinasi dan komitmen bersama.

“Ini sudah kami lakukan. Kita sebagai pelayan publik harus siap selalu bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan. Namun besar harapan apa yang dilalui, biarlah kami melayani masyarakat dengan baik tanpa ada hal yang tidak kita harapkan,” ujarnya.

Dari kerja sama terkait peristiwa jatuhnya pesawat perintis beberapa waktu lalu dapat di evaluasi dimana sinergi yang terjalin harus tetap terjaga.

Baca Juga :  Tengahi Kisruh Lahan di Pantai Amal, Gubernur Zainal Harap Ada Pengukuran Ulang

“Harapannya ada peningkatan lebih baik lagi, mengikuti eranya. Secara over all, silaturahmi kerja sama sinergi semua komponen, saya sebagai Ketua Komite sangat berterima kasih dengan Basarnas sebagai mitra terkait masuk dalam komite kami Insyaallah apa yang kita lakukan jadi kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2649 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *