267 Pelanggaran Selama Ops Ketupat Kayan di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Operasi Ketupat Kayan 2024 ditutup, Polres Nunukan jaring 267 pelanggaran. Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasi Humas Polres Nunukan AKP Siswati menerangkan, selama Operasi Ketupat Kayan berlangsung, secara umum kelancaran dan keamanan selama perayaan dan libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah berjalan aman dan terkendali.

Hal ini lantaran selama operasi yang di gelar sejak tanggal 4 hingga 16 April lalu tersebut tidak ditemukan adanya kecelakaan lalu lintas selama operasi Ketupat Kayan berlangsung.

“Untuk kasus laka lantas, alhamdulillah nihil jadi tidak ada kecelakaan lalu lintas,” kata Siswati kepada benuanta.co.id, Kamis (18/4/2024).

Kendati demikian, untuk pelanggaran lalu lintas setidaknya pihaknya mencatat ada 267 pelanggaran yang terdiri dari 173 pelanggar kendaraan roda dua dan 94 pelanggar kendaraan roda empat.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Jalankan Aplikasi Menyesuaikan Kebutuhan Pemerintahan

Untuk jenis pelanggarannya sendiri yakni tidak menggunakan helm sebayak 140 pelanggaran, pengendara anak di bawah umur 9 orang, berboncengan lebih dari satu orang sebanyak 10 pelanggaran, menggunakan Handphone saat berkendara sebanyak 11 pelanggaran, kendaraan yang menggunakan knalpot brong ada 7 kendaraan, tidak menggunakan safety belt sebanyak 72 pelanggaran dan melebihi muatan 18 pelanggaran.

“Untuk semua kendaraan yang melakukan pelanggaran kita hanya berikan teguran lisan, tapi nomor plat dan identitasnya kita catat kalau melakukan pelanggaran lalu lintas lagi maka akan kita berikan tilang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penderita HIV di Nunukan Meningkat di Tahun 2023, Januari-April Sudah 9 Kasus

Siswati mengatakan, melalui teguran lisan yang diberikan pelanggar tidak mengulangi perbuatannya, sebab terjadinya kecelakaan lalu lintas diawali dari pelanggaran lalu lintas.

Lanjut Siswati, selama operasi Ketupat Kayan, Satuan Lalu Lintas Polres Nunukan juga gencar melakukan sosialisasi himbauan taat berlalu lintas serta rutin melaksanakan patroli antisipasi terjadinya balap liar.

Sementara itu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian pihaknya siapkan 14 Posko yang terdiri dari 2 Pos pengamanan dan 12 Pos pelayanan.

Siswati mengaku, berjalannya operasi Ketupat Kayan dengan aman dan lancar tak terlepas dari sinergitas TNI dan personel Polres Nunukan serta stakeholder terkait yang ikut mengambil bagian dalam operasi ketupat tahun ini.

Baca Juga :  Selaraskan Visi dan Misi Provinsi, DPMD Nunukan Maksimalkan Anggaran dalam Pembangunan Infrastruktur

“Kami Jajaran Polres Nunukan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, TNI dan stakeholder terkait serta seluruh masyarakat Nunukan yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan2024 sehingga pelaksanaan jelang dan selama hari raya Idulfitri berlangsung dengan baik dan aman,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2963 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *