Usaha Pariwisata di Pantai Tanah Kuning Harap Dapat Pembinaan

benuanta.co.id,TANJUNG SELOR – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara, Ihin Surang mengungkapkan, pemilik usaha pariwisata di Pantai Tanah Kuning-Kabupaten Bulungan, berharap mendapat pembinaan dari pemerintah daerah, baik dari tingkat kabupaten sampai provinsi.

Menurut Ihin, dia beserta keluarga memilih Tanah Kuning sebagai tujuan wisata di momen libur lebaran tahun ini. Saat berada di lokasi, Ihin melihat obyek wisata tersebut memiliki peluang yang potensial untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ihin melihat usaha pariwisata yang beroperasi masih kurang mendapat perhatian dan pembinaan dari pemerintah. Hal ini berdampak pada kurangnya pemahaman pengelola mengenai standarisasi pelayanan kepada pengunjung.

“Saya lihat pembinaan terhadap usaha di sini masih kurang perhatian, karena pemilik tidak mengetahui apa saja standar pelayanan yang harus dipenuhi untuk pengunjung, pemilik masih mengelola dengan caranya sendiri,” katanya Ahad, (14/4/2024).

Baca Juga :  DPRD Kaltara Beri 13 Rekomendasi LKPj

Lanjutnya, pemilik usaha pariwisata mengaku senang dan siap mengikuti pembinaan dan pelatihan dari pemerintah daerah. Mereka juga berharap bisa memberikan pelayanan yang prima kepada setiap pengunjung dan wisatawan.

“Paling penting memang ada pembinaan dulu terhadap pemilik usaha pariwisata di sini, karena mereka juga ingin pelayanan kepada pengunjung lebih bagus, lebih maksimal,” ujarnya.

“Mulai soal kenyamanan pengunjung, cara berkomunikasi, cara memberikan sambutan, cara merespon ketika ada keluhan dan lainnya,”ujarnya.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharap mendukung infrastruktur dan sarana penunjang usaha pariwisata di Pantai Tanah Kuning dan Mangkupadi. Berdasarkan pengamatan di lokasi, alat pendingin udara tidak bekerja maksimal dan membuat pengunjung kurang nyaman.

“Ketika saya bicara dengan yang punya, dia mengaku sudah menambah daya listrik, tetapi tetap tidak bisa menstabilkan tegangan untuk AC (air conditioner atau pendingin udara), jadi pengunjung banyak komplain,” jelas Ihin.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Sangat Penting Menjaga Stabilitas Masyarakat

“Saya berharap persoalan ini mendapat perhatian dari pemerintah dan juga PLN, dicari apa penyebabnya dan segera dibuat solusinya, apa itu penambahan trafo, penambahan tiang arus listrik atau yang lainnya,” sebutnya.

Selain itu, Ihin mendapati fasilitas kamar bilas masih sangat kurang dan representatif. Hal ini sangat menyulitkan pengunjung untuk membersihkan diri setelah bermain di pantai.

“Di lokasi pantai yang saya datangi, belum ada tempat mandi yang disiapkan setelah berendam di pantai. Air mandi juga masih berbau dan kurang jernih. Pemerintah turut harus tangan untuk ini, memperbaiki sarana dan prasarana penunjang obyek wisata,” jelasnya.

Di sisi lain, OPD terkait juga diminta menghadirkan pemandu wisata dan penjaga pantai di Pantai Tanah Kuning dan Mangkupadi. Kehadiran mereka sangat dibutuhkan wisatawan, utamanya ketika jumlah kunjungan meningkat pada momen tertentu.

“Seperti sekarang ini, mau ribuan sampai puluhan ribu orang di Tanah Kuning dan Mangkupadi, perlu ada pemandu wisata dan pengamanannya, life guard (penjaga pantai),” kata Ihin.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Siapkan 2 Perda untuk Program Pangan

Secara keseluruhan, Ihin menilai tingkat kepuasan pengunjung di Pantai Tanah Kuning – Mangkupadi masuk kategori cukup. Pemerintah diminta bekerjasama untuk meningkatkan kualitas pelayanan usaha pariwisata dan memenuhi fasilitas yang belum memadai.

“Pemerintah sebagai eksekutif harus segera turun tangan, perlu kerjasama antara provinsi dan kabupaten untuk menata lebih baik. Harapan saya sebagai wakil rakyat, kita bisa sulap pantai ini seperti Pantai Kuta di Bali,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2670 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *