Harga Telur Ayam Ras Mulai Tembus Rp 72 Ribu

benuanta.co.id, TARAKAN – Memasuki hari ke-17 Ramadan tahun 2024, harga telur ayam ras mulai mengalami kenaikan harga di beberapa pasar tradisional Kota Tarakan.

Kenaikan tersebut berdampak pada penurunan omzet para pedagang sebesar 30 persen karena kurangnya minat pembeli.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1913 votes

Salah seorang penjual telur di Pasar Gusher Tarakan, Hasna mengungkapkan kenaikan harga telur ayam di sejumlah pasar tradisonal mulai terjadi awal hingga memasuki pertengahan bulan puasa.

Baca Juga :  Tipu Jual Besi Tua, AW Kuras Uang Korban untuk Main Judi

“Sudah naik sejak awal puasa sampai pertengahan puasa sebenarnya. Rata-rata kenaikan harga telur mencapai Rp 8 ribu sampai Rp10 ribu per piring atau sekitar per 2 kilogram,” ujarnya.

Lanjutnya, telur ayam ukuran kecil dan sedang biasanya dijual Rp 55 ribu hingga Rp 58 ribu. Saat ini naik menjadi Rp 66 ribu sampai Rp 70 ribu per piringnya. Sedangkan untuk telur ukuran besar atau kualitas super biasanya dijual dengan harga Rp 63 ribu per piring sekarang menjadi Rp 72 ribu per piring.

Baca Juga :  100 Lebih Personel Gabungan Diturunkan Amankan Pawai Takbiran 

Hal ini disebabkan oleh melonjaknya harga telur yang dipasokan dari daerah asal, yaitu Sulawesi Selatan. “Ditambah harga pakan ayam juga kan tinggi, mungkin itu penyebabnya,” ungkapnya.

Ia berharap instansi terkait segera turun tangan mengatasi mahalnya harga telur di pasaran apalagi sudah menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Terpisah, salah satu warga Tarakan, Nurlia, membenarkan adanya kenaikan harga telur ayam di pekan pertama puasa. “Belinya ukuran sedang saja di angka Rp 66 ribuan tapi ini naik. Jadi dia berubah harga. Serba salah mau beli cepat takut tidak bertahan, mau beli sekarang juga harga sudah melambung,” jelasnya.

Baca Juga :  RSUD JSK: Terima Kasih Kerja Sama Semua Pihak Sigap dan Tanggap Menangani Kejadian

“Sekarang sudah mulai bikin kue ya pasti pakai telur. Tetangga juga sudah bikin kue, ya semogalah ada penurunan harga itu sih yang diharapkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *