Ratusan Kuota Pelatihan Tenaga Konstruksi Dibuka Tahun Ini

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara akan kembali melaksanakan pelatihan tenaga ahli konstruksi tahun ini.

Kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara, Helmi melalui Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi, Korsiana mengatakan, pelatihan tenaga ahli konstruksi rutin dilakukan setiap tahun. Program ini memfasilitasi lulusan sarjana teknik untuk mengantongi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1906 votes

“Sarjana teknik di Kaltara tergolong banyak, lulusan setiap tahun pasti ada, cuma untuk tenaga ahlinya masih kurang, makanya setiap tahun kita rekrut untuk mengikuti pelatihan,” kata Ana, sapaannya pada Rabu (27/3/2024).

Baca Juga :  Jalan Perbatasan Dapatkan Suntikan Anggaran Puluhan Miliar

Target total kuota pelatihan yang disediakan sebanyak 130 peserta. Target ini diupayakan meningkat dua kali lipat pada tahun depan.

“Target kita tahun ini 130, tahun depan akan kita tingkatkan hampir dua kali lipat menjadi 250,” ujarnya.

Pelatihan dan sertifikasi yang akan dibuka untuk SKK Jenjang 7 Tenaga Ahli Konstruksi. Kriteria ini menyesuaikan pembagian kewenangan antar jenjang pemerintah daerah.

Baca Juga :  Menjaga Asa Konektivitas Malinau – Krayan

“Kalau jenjang 1 sampai jenjang 6 itu seperti analis, operator, teknisi dan lainnya, itu berada di wilayah kabupaten, sedangkan jenjang 7, 8 dan 9 menjadi kewenangan provinsi,” paparnya.

Pemprov Kaltara disebut mendapat penghargaan ketiga terbaik nasional kategori pembinaan penyelenggaraan jasa konstruksi. Penghargaan ini sekaligus membuka kuota program pelatihan dari pemerintah pusat.

“Tahun lalu kita dapat penghargaan, sekaligus dapat juga dari Kementerian (kuota) 200 SKK, jadi dimungkinkan bisa lebih dari 130 (kuota peserta pelatihan) tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Infrastruktur Pacu Perekonomian Daerah

Syarat utama mengikuti pelatihan adalah memiliki ijazah pendidikan strata 1 jurusan teknik. Pemilihan pelatihan selanjutnya menyesuaikan latar belakang pendidikan tersebut.

“Kalau teknik sipil antara lain bisa ambil (tenaga ahli) jalan, jembatan, manajemen konstruksi,” kata Ana.

Kuota pelatihan senantiasa penuh dari tahun ke tahun. Para peserta berasal dari masyarakat setempat di Kaltara. “Kuota pasti full, pesertanya dari Kaltara saja,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *