Taman Berlabuh, Salah Satu Destinasi Favorit untuk Ngabuburit

benuanta.co.id, TARAKAN – Taman Berlabuh menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Tarakan saat bulan ramadhan untuk ngabuburit sambil menunggu waktu buka puasa.

Tama yang berlokasi Jalan Yos Sudarso Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan ini merupakan taman yang berada di pinggir laut. Inilah yang menjadi daya tarik untuk masyarakat melihat matahari terbenam sambil menunggu berbuka puasa.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2018 votes

Selain menyediakan pemandangan senja yang indah, tersedia juga wahana permainan yang disediakan untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Baca Juga :  Momen Lebaran, 13 Ribu Penumpang Padati Pelabuhan Malundung 

Salah satu wahananya adalah permainan mobil-mobilan yang bisa digunakan untuk orang dewasa maupun anak-anak. Salah satu pengunjung, Izal Ardian membeberkan, setiap minggu sering ke Taman Berlabuh bersama anak dan istrinya.

“Kalau kami pendatang juga bukan warga Tarakan. Kebetulan tugasnya di sini dari Kementerian PUPR,” ujarnya

Lanjutnya, memang banyak tempat hiburan di Kota Tarakan namun, ia tetap memilih Taman Berlabuh karena pemandangannya yang indah.

“Kalau opsi, kami di Taman Berlabuh ya lebih suka di sini karena ada hiburan anak-anak juga. Walaupun masih perlu ditambah untuk taman bermainnya ya,” harap Izal.

Baca Juga :  Terdakwa Tipikor Pembangunan Rumah Kuliner Kotaku Dituntut Pidana 2,6 Tahun

Ia sendiri mengakui, agar tidak bosan, ia mengajak anak dan istri bermain mobil-mobilan mini yang disewakan di Taman Berlabuh. Tarifnya sendiri 30 menit sebesar Rp 50 ribuan.

Sambil menunggu waktu berbuka, ia juga mencari makanan yang ada di dekat Taman Berlabuh. Di wilayah ini memang cukup banyak penjual di pinggir jalan termasuk di Taman Berlabuh.

Penjaga wahaha mobil-mobilan di Taman Berlabuh, Ramadan mengungkapkan tarif sewa per mobilnya yaitu Rp 25 ribu selama 15 menit dan satu jam bisa tembus Rp100 ribu. Sementara itu, untuk motor-motoran ditarif Rp20 ribu per 20 menit dan satu jam Rp 60 ribu.

Baca Juga :  Atasi Masalah Lingkungan, Pj Wali Kota Tarakan Upayakan Penanganan Sampah 

Ia mengakui di momen Ramadan belum banyak pemasukan di momen menjelang berbuka. Namun setelah salat tarawih baru banyak pengunjung yang memadati Taman Berlabuh.

“Malam baru ramai, kalau sore jarang. Kalau malam tergantung ramainya, rata-rata Rp100 ribu. Kalau malam Sabtu kemarin dapat Rp300 ribu. Kalau weekend beda pendapatan karena banyak orang datang,” ungkapnya.

“Kalau mobil mini satu jenis khusus dewasa. Kalau motor untuk anak-anak. Kalau mobil bisa muat dua orang dewasa dua anak kecil. Mobil-mobilan ini sendiri berbahan bakar pakai baterai aki,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *