PT Shandong Sebut Insiden Jatuhnya TKA di Proyek Pembangunan PT PRI Akibat Kelalaian Korban

benuanta.co.id, TARAKAN – TKA asal China yang jatuh dari ketinggian belasan meter di lokasi proyek pembangunan PT Phoenix Resources International (PRI) saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Adapun saat kejadian, korban tengah melakukan pengerjaan besi baja dan berdasarkan keterangan saksi pekerja, korban atas nama Zhang Yuteng tidak memasang pengait ke body harness saat melintas di atas konstruksi.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1895 votes

Diketahui, korban bekerja di perusahaan subkontraktor dari PT PRI yakni PT Shandong Kaixin, yang bergerak di bidang konstruksi baja. PT Shandong menjadi sub kontraktor untuk melakukan pembangunan power plant turbin 2 di PT PRI.

Baca Juga :  BMKG Sebut Hujan Awet di Kaltara, Suhu Udara 23 Derajat Celcius 

Legal Officer Shandong Kaixin, Marihot GT Sihombing menegaskan, insiden tersebut murni diakibatkan kelalaian pekerja. Lantaran tak menggunakan peralatan safety.

“Jadi bukan tertimpa material, tapi terjatuh. Korban saat ini masih hidup dan dirawat di RS Pertamina,” jelasnya, Senin (18/3/2024).

Ia mengungkapkan, seluruh pekerja di area konstruksi baja turbin 2 sudah mengenakan body harness untuk pengaman. Kelengkapan safety pun wajib digunakan sebelum memulai bekerja.

Baca Juga :  Dua Masjid Terbesar di Kaltara Dipadati Jemaah Salat Idulfitri, Ini Harapan Kepala Daerah 

“Tapi pada saat itu korban ini berinisiatif untuk naik sendiri. Sebenarnya sudah diimbau oleh pengawas untuk tidak menyebrang. Korban yang melintas, tidak mengaitkan body harness pada tempatnya. Seandainya korban mengikat body harness dan terjatuh, korban akan tergantung,” bebernya.

Ia menegaskan, saat kejadian memang terdapat baja yang jatuh, namun dipastikan jatuh terlebih dulu dibandingkan korban. Pihaknya pun enggan menerka soal pemberian sanksi terhadap korban lantaran belum terdapat kebijakan dari manajemen.

“Petugas safety juga sudah diperiksa oleh polisi,” sebutnya.

Pihaknya saat ini masih fokus untuk pemulihan korban, evaluasi dan perbaikan. Pihaknya juga berkomitmen menanggung biaya pengobatan selama korban dirawat. Meski saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, pihaknya meminta agar masyarakat dapat menunggu hasil resmi dari penyelidikan.

Baca Juga :  H-2 Lebaran, Keberangkatan di Pelabuhan Tengkayu I Naik Signifikan 

Diberitakan sebelumnya, TKA asal China Zhang Yuteng terjatuh dari ketinggian belasan meter saat pengerjaan besi baja. Korban tak sadarkan diri dengan luka patah tulang pada bagian bahu kiri dan kanan, luka terbuka pada kepala bagian belakang dan luka terbuka pada lengan sebelah kanan.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *