Polisi Kawal Ketat Rekapitulasi di Tingkat Kota 

benuanta.co.id, TARAKAN – Personel Polres Tarakan masih terus mengawal proses pergeseran kotak suara. Dijadwalkan, 2 Maret 2024 kotak suara sudah harus didistribusikan kembali ke Gudang Logistik KPU Tarakan sebelum didistribusikan untuk rekapitulasi tingkat kota pada 3 Maret 2024.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui Kabag Ops AKP Muhammad Aris Kelana Putra mengatakan, Polres Tarakan mengerahkan 110 personel untuk pengamanan pada rekapitulasi tingkat kota.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

“Itu 110 sudah keseluruhan, ada Bapak Kapolres juga,” katanya Jumat (1/3/2024).

Baca Juga :  Ustaz Naspi Ambil Formulir Demokrat Berau

Sebelum rekapitulasi tingkat kota dimulai, kotak suara akan bergeser dari Gudang Logistik ke Hotel Tarakan Plaza yang menjadi lokasi rekapitulasi dari KPU Tarakan. Mekanisme dalam pengamanan di lokasi rekapitulasi juga sudah diatur oleh pihak kepolisian.

“Nanti kita hanya mengamankan dari luar saja. Kita awasi agar jalannya kegiatan itu bisa berjalan baik. Tapi yang di dalam ruangan juga kita pantau,” sambungnya.

Dilanjutkannya, kegiatan pengamanan di tingkat PPK sebelumnya berjalan cukup kondusif, hanya saja kendala sempat terjadi saat pengamanan di lokasi TPS yang dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Namun, hal itu mampu diatasi petugas.

Baca Juga :  Perindo Berau Pilih Berkoalisi dengan Incumbent di Pilkada 2024

Ditegaskan Kabag Ops hal yang perlu diantisipasi dalam pleno rekapitulasi tingkat kota ini ialah keributan yang mungkin saja terjadi.

“Kalau ada ribut-ribut ya kita pasti masuk ke ruangan. Tapi kemarin waktu penghitungan di PPK itu tidak ada keributan, berjalan kondusif saja,” imbuhnya.

Selama masih dalam tahapan pemilu ini, pihaknya juga rutin menggelar patroli dengan kurun waktu seminggu sekali. Bahkan, selama penghitungan di tingkat kecamatan, terdapat personel khusus untuk sekedar patroli di sekitar lokasi rekapitulasi suara kecamatan.

Baca Juga :  Pusaka Kaltara Dukungan ZAP Dua Periode di Pilkada 2024

Selain itu, objek vital dalam pelaksanaan pemilu juga terus dipantau selama 24 jam oleh personel kepolisian.

“Entah pagi atau sore selalu kita patroli ke sana. Meskipun sudah ada anggota yang standby. Setelah itu baru kita patroli ke objek-objek vital, KPU, Bawaslu dan Gudang Logistik, tidak kita tinggalkan begitu saja,” ujar perwira balok tiga itu.

Pihaknya mengharapkan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban, kondusifitas dan tidak menyebarkan berita bohong atau hoax selama tahapan penghitungan suara berlangsung. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *