Pemprov Kaltara akan Tingkatkan Infrastruktur di Bulungan, Tarakan dan Nunukan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Hampir semua wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara) pada tahun ini diguyur anggaran untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur. Salah satunya di Bulungan, Nunukan dan Tarakan.

Hal ini tentunya dapat membawa angin segar bagi warga Kaltara yang selama ini membutuhkan infrastruktur yang lebih baik.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1983 votes

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kaltara, Helmi mengatakan jika pembangunan jalan ada yang berlanjut dari tahun sebelumnya ada juga karena perencanaan tahun 2023 dan baru akan dikerjakan di tahun 2024.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

“Salah satu proyek infrastruktur yang sedang dilakukan adalah pembangunan Sajau Binai jalan pendekat yang masih berlangsung,” ucap Helmi.

Walaupun penghubung jalan ini sudah mulai tembus, tetapi perkerasan masih akan dibangun tahun ini dan baru akan masuk agregat.

“Selain itu, jalan pendekat dari Tanjung Selor ke Sajau juga akan kita kerjakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

Selanjutnya, di wilayah Tanah Kuning Mangkupadi, ada dana alokasi khusus (DAK) yang diberikan untuk pengerjaan pengaspalan sekitar 3 kilometer.

“Itulah beberapa paket di Bulungan. Selanjutnya di Nunukan juga ada jalan lingkar termasuk jalan lingkar Krayan yang masuk wewenang Provinsi Kaltara,” paparnya.

Selain itu, di Tarakan pada tahun ini juga ada beberapa pekerjaan. Misalnya, Jalan Aki Pingka akan dilakukan pengaspalan dan wilayah Gunung Selatan akan dilakukan pemeliharaan jalan.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

“Terus, ada pengerjaan jalan Amal Binalatung, lalu Juata Binalatung termasuk ada jembatan disitu,” bebernya.

Berdasarkan data yang dipaparkan mantan Kepala Bappeda Litbang Kaltara ini, anggaran total yang dimiliki Dinas PUPR Perkim Kaltara mencapai Rp 500 miliar dan sekitar Rp 400 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik.

“Jadi, perbaikan dan pembangunan infrastruktur menjadi titik fokus dari anggaran yang dimiliki oleh Dinas PUPR Perkim Kaltara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *