Pemprov Kaltara Optimis Program Pertanian Tingkatkan Kesejahteraan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara selama 3 tahun terakhir telah menyalurkan bantuan pertanian dan perluasan lahan pertanian baru dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi kesenjangan sosial masyarakat Kaltara.

Hal itu yang disampaikan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan saat menghadiri kegiatan Webinar Nasional Potensi Sumber Daya Lahan Pertanian Kaltara yang diinisiasi oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Muda Kaltara.

Menurut Bustan sapaannya, selama 3 tahun terakhir, Pemprov Kaltara terus melakukan upaya peningkatan produktivitas hasil pertanian daerah. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya bantuan program pertanian yang dijalankan oleh Pemprov Kaltara, sebagai stimulus petani dalam bertani.

Baca Juga :  Pelanggan Listrik di Kaltara Naik 8,34 Persen 

“Kita dapat melihat hasilnya saat ini ketergantungan kita terhadap kebutuhan pangan dari luar Daerah mulai berkurang sedikit demi sedikit, itu semua karena kita mulai berupaya untuk memproduksinya sendiri,” kata Bustan pada Senin, 12 Januari 2024.

Ia mengungkapkan Provinsi Kaltara memiliki potensi yang sangat besar dalam sektor pertanian. Selain memiliki iklim yang bagus, lahan yang luas serta subur. Provinsi Kaltara juga memiliki geografis yang sangat strategis dalam pangsa pertanian.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Pj Walikota Tarakan Diharap Tingkatkan Kinerja 

“Kita sadar betapa pentingnya ketahanan pangan serta pembangunan pertanian yang ada di Kaltara. Makanya Pemprov sendiri membuat kebijakan yang tertuang dalam peraturan daerah Provinsi Kaltara nomor 3 tahun 2023 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,” lanjutnya lagi.

“Dalam peraturan itu pemerintah telah menetapkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) Provinsi Kaltara seluas 151.437,14 ha dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Kaltara seluas 10.776,33 ha,” ungkapnya.

Baca Juga :  Agro Industri jadi Fokus Rencana Pembangunan Kaltara

Dari semua dukungan serta peran aktif para kelompok tani dalam memproduksi hasil pertanian Kaltara, Bustan pun optimis kalau beberapa tahun ke depan. Kaltara dapat menjadi daerah yang mandiri kebutuhan pangan, bahkan menjadi penghasil kebutuhan pangan bagi daerah lain.

“Kita sangat optimis dengan hal itu, karena kita memiliki lahan yang sangan potensial dan tentu kita dapat melihat kalau hasil pangan kita semakin lama kualitasnya juga semakin bagus,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *