Percikan Api dari Motor Pengetap BBM Hanguskan Rumah dan Kios Agen Sembako

benuanta.co.id, NUNUKAN – Diamuk si jago merah, tiga bangunan di Jalan RA Kartini, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan terbakar pada Selasa, 12 Desember 2023 sekira pukul 14.30 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Wahyudi Kawariyin mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 14.55 Wita dan langsung menurunkan 50 personel dan menurunkan 7 unit armada pemadam.

“Ada tiga bangunan yang terdampak, yang satunya ini rumah dan warung milik Pak Lajadi itu habis terbakar, kemudian satunya kios agen sembako milik Pak Samir dan satunya rumah H. Ust Herman itu bagian atap rumahnya terbakar,” kata Wahyudi kepada benuanta.co.id.

Diungkapkannya, untuk melakukan proses pemadaman selama satu jam dan pihaknya dibantu oleh Personel Polres Nunukan, BPBD Nunukan, Satpol-PP, Babinsa dan Koramil.

Baca Juga :  Musim Kemarau di Nunukan akan Berlangsung hingga Maret

“Dalam kejadian ini ada satu orang korban yakni Aljabar kakinya terbakar dan saat ini sudah dilarikan ke Puskesmas Nunukan. Ada juga satu orang anggota Damkar yang alami luka robek bagian kaki kena pecahan kaca saat melakukan pemadaman api,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran, Wahyudin mengatakan jika berdasarkan informasi yang dikumpulkan di TKP, api bermula dari adanya percikan api dari sepeda motor yang rebah saat sedang Ngetab bensin di warung milik Pak Lajadi.

“Informasi awal seperti itu, saat ini pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pastinya kebakaran ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakili Gen Z, Akbar Ali Kunci Satu Kursi DPRD Kaltara

Api begitu cepat berkobar dan melebar lantaran bahan bangun yang semi permanen berbahan kayu. Sedangkan untuk total kerugian dari kejadian ini, pihaknya masih melakukan penghitungan.

Terpisah, Lajadi (44), pemilik warung dan rumah yang hangus terbakar mengungkapkan, saat kejadian ia sedang berada di rumah keluarganya yang lokasi tak jauh dari lokasi kejadian.

“Waktu kejadian saya di kios saudara saya, jadi waktu itu saya liat ada asap langsung saya lari kesini,” ungkap Lajadi kepada benuanta.co.id.

Ia mengatakan, bangunan kios dan rumah yang ia tempati kurang lebih sudah 25 tahun itu merupakan rumah sewaan yang ia tempati bersama anaknya.

“Ini rumah saya sewa, disini saya hanya tinggal dengan anak saya, waktu kejadian anak saya yang sedang ada disini jaga kios,” katanya.

Baca Juga :  Kemarau Melanda, Perumda Tirta Taka Bagi-bagi Air di Dua Kecamatan

Sedangkan, untuk penyebab terjadinya kebakaran, ia mengatakan tidak tauh penyebab pastinya. Namun, yang informasi yang ia ketahui, saat itu adik iparnya yang bernama Aljabar sedang mengisi bensin kemudian motornya terjatuh.

“Aljabar ini adik ipar saya. Tapi yang saya dengar katanya dia lagi isi bensin kemudian motornya jatuh. Saya juga tidak tau, cerita pastinya seperti apa,” jelasnya.

Sementara itu, terpantau di lokasi pihak kepolisian telah memasang garis polisi dan masih melakukan penyelidikan di TKP.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *