Naik Signifikan, Realisasi APBN Mei 2023 Mencapai Rp 3,02 Triliun

benuanta.co.id, BULUNGAN – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikucurkan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), pada bulan kelima tahun berjalan ini telah memperlihatkan progres yang signifikan.

Realisasi APBN hingga 31 Mei 2023 ini kini mencapai 37,19 persen dari pagu anggaran Rp 8,11 triliun atau telah tersalurkan sebesar Rp 3,02 triliun. Kepala Seksi Pencairan Dana Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Selor, Benjamin mengatakan realisasi APBN ini mengalami pertumbuhan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Persentase pertumbuhannya sebesar 15,20 persen secara year on year (YoY) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dari realisasi bulan Mei tahun 2022 sebesar Rp 738,90 miliar atau 21,99 persen dari total pagu sebesar Rp 3,36 triliun,” sebut Benjamin kepada benuanta.co.id, Kamis 15 Juni 2023.

Baca Juga :  Lawan Hoaks, Gubernur: Teliti Menyerap Informasi

Dia menjelaskan, belanja negara dari APBN tersebut disalurkan untuk belanja belanja pemerintah pusat (BPP) pada instansi vertikal Kementerian/Lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD). Adapun realisasi BPP sebesar Rp 962,03 miliar atau 34,33 persen dari pagu sebesar Rp 2,80 triliun untuk disalurkan kepada 131 satker kantor vertikal di daerah dalam lingkup kerja KPPN Tanjung Selor.

“Realisasi ini mengalami pertumbuhan persentase sebesar 11,6 persen (YoY) atau Rp 360,29 miliar dari realisasi bulan Mei tahun 2022 sebesar Rp 601,74 miliar atau 22.73 persen dari total pagu sebesar Rp2,65 triliun,” ujarnya.

Lebih detail realisasi BPP tersebut dicairkan kepada empat jenis belanja. Pertama belanja pegawai mencapai 38,78 persen atau Rp 214,25 miliar dari pagu sebesar Rp 552,48 miliar. Kedua belanja barang mencapai 34,96 persen atau sebesar Rp 276,39 miliar dari pagu sebesar Rp 790,61 miliar. Lalu ketiga belanja modal mencapai sebesar 32,29 persen atau sebesar Rp 471,25 miliar dari pagu Rp 1,46 triliun.

Baca Juga :  SO2 Letusan Gunung Ruang Tak Berdampak pada Cuaca di Kaltara

“Terakhir realisasi belanja bantuan sosial mencapai sebesar 99,28 persen atau sebesar Rp 0,14 miliar dari pagu Rp 0,17 miliar,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bank KPPN Tanjung Selor, Ginanjar menyebutkan untuk realisasi TKD per 31 Mei ini sebesar Rp 2,05 triliun atau 38,70 persen dari pagu sebesar Rp 5,31 triliun. Dimana anggaran TKD ini digunakan untuk penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, dan DAK Non Fisik, Dana Desa, dan Dana Insentif Fiskal (DIF) yang disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Malinau.

Baca Juga :  PWI Kaltara: Media Komitmen Tangkal Berita Hoaks

“Realisasi DBH sebesar Rp 794,31 miliar atau 39,31 persen dari pagu sebesar Rp 2,02 triliun. Lalu realisasi DAU sebesar Rp 1,05 triliun atau 42,58 persen dari pagu Rp 2,47 triliun,” paparnya.

Selanjutnya, realisasi DAK Fisik kini mencapai Rp 29,79 miliar atau 9,05 persen dari pagu sebesar Rp 328,30 miliar. Realisasi DAK non Fisik sebesar Rp 96,36 miliar atau 35,27 persen dari pagu sebesar Rp 273,18 miliar. Kemudian realisasi Dana Desa sebesar Rp 72,05 miliar atau 38,65 persen dari pagu sebesar Rp 186,41 miliar.

“Untuk realisasi Insentif Fiskal sudah mencapai Rp 12,33 miliar atau 34,98 persen dari pagu sebesar Rp 35,26 miliar,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *