Manfaatkan Event Sebagai Sarana Promosi Produk Kuliner Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pasarkan produk lokal agar lebih banyak diminati di pasar regional dan pasar nasional, Dinas Pariwisata Dispar) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), bakal manfaatlan event-event besar sebagai jalur promosi.

Salah satu event besar yang bakal dimanfaatkan oleh Dispar Kaltara dalam memasarkan produk lokal yakni event kebudayaan besar Irau Kota Tarakan yang sudah masuk dalam kalender Nasional.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1899 votes

Menurut Kepala Dispar Provinsi Kaltara, Njau Anau memanfaatkan event besar sebagai ajang promosi merupakan hal yang tepat karena bisa mendapatkan include langsung dari wisatawan.

Baca Juga :  Prediksikan Kunjungan Wisman Meningkat Libur Lebaran

“Event Irau ini merupakan event besar yang selalu banyak wisatawannya, jadi ketika kita memamerkan produk lokal kita wisatawan juga bisa langsung membelinya. Seperti kerajinan tangan, batik, kuliner dan pernak-pernik adat,” kata Njau Anau pada Rabu, 14 Juni 2023.

Ia menuturkan sebelum mendapat tempat yang layak untui dipromosikan, suatu produk khas Kaltara harus memiliki kemasan yang baik dan memenuhi standar kemasan penjualan.

Baca Juga :  Dispar Kaltara Rekomendasikan Destinasi Wisata Ini Berdasarkan Keunikannya

“seperti kuliner kita, jika kuliner itu harus dikemas maka pencantuman tanggal kedaluwarsa dan logo halal harus bisa dicantumkan agar wisatawan tidak ragu saat membeli,” terangnya.

“Oleh karena itu bersama OPD terkait kita mendorong agar pelaku UMKM produk khas Kaltara kita dapat dipermudah dalam mengurus izinnya, karena hal ini juga berkaitan dengan ekonomi kreatif (Ekraf),” tegasnya.

Selain untuk produk kuliner dan non kuliner, memanfaatkan event besar sebagai ajang promosi pariwisata Kaltara juga perlu dilakukan. Menurut Njau Anau, adanya event besar Irau nantinya dapat mendongkrak citra wisata Kaltara yang lain.

Baca Juga :  Prediksikan Kunjungan Wisman Meningkat Libur Lebaran

“Bentuk promosinya tentu bermacam-macam, namun dalam event tertentu setiap daerah tentu harus membuat pos untuk memamerkan produk lokalnya dan wisata lokalnya. Sehingga event besar seperti Irau tidak hanya dilakukan atas asas budaya tapi juga sebagai tempat promosi kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *