BI Kaltara Dukung Aplikasi Kaltarashop untuk Dongkrak Perekonomian

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dalam rangka mendukung perkembangan UMKM di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Perwakilan Bank Indonesia (BI)  di provinsi ini menghadiri pertemuan bersama Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara, Dinas Pariwisata Kaltara, pengembang aplikasi Kaltarashop dan Koperasi Gapuran Desa Panca Agung.

Saat dikonfirmasi, Manajer Pengembangan UMKM BI Kota Tarakan, Miftakul Khoiri mengatakan, dalam pertemuan ini pihaknya sangat mendukung adanya pengembangan terhadap pemasaran produk-produk khas Kaltara, seperti menggunakan platfrom penjualan untuk memasarkan produk Kaltara.

“Selama ini kita menggunakan platfrom penjualan Nasional seperti blibli dan bukalapak, namun disitu tentu produk Kaltara akan tumpang tindih dengan produk lain. Sehingga kita pun mendorong pelaku UMKM di Kaltara untuk berjualan juga di platfrom Kaltarashop,” kata pria yang akrab disapa Khoiri pada Rabu, 14 Juni 2023.

Baca Juga :  Dugaan Ijazah Palsu, Kepala Sekolah dan Seorang Muridnya Segera Dipanggil Dirkrimum Polda Kaltara

Sebelum menggunakan aplikasi Kaltarashop, Khoiri juga mengharapkan adanya standar pada kemasan produk lokal yang sudah beredar di Pasaran, seperti berkemasan standar yang sudah memiliki ijin Halal dan izin dari BPOM.

“Suatu produk jika memiliki standar yang kita sebutkan tentunya akan mendapatkan harga dan pasar yang layak, sehingga dalam hal ini OPD terkait juga harus membantu pelaku UMKM Kaltara,” ujarnya.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Proyeksikan Hasil Investasi Rp 55,28 Triliun pada Akhir 2024

Sementara itu, pengembang aplikasi Kaltarashop Juliansyah menjelaskan hadirnya aplikasi Kaltarashop tentunya untuk mempermudah pelaku UMKM dalam menjual produknya secara luas. Di mana kelebihan aplikasi yang dicetuskan oleh Gubernur Provinsi Kaltara Zainal Arifin Paliwang ini, hanya menjualkan produk khusus Kaltara saja.

“Karena khusus untuk produk Kaltara tentunya produk kita tidak akan tumpang tindih dengan produk Daerah lain, bahkan beras asli Kaltara pun bisa kita jual dalam aplikasi ini,” lanjut Juliansyah lagi.

Baca Juga :  Stok Kurang, Harga Ayam di Nunukan Berangsur Alami Kenaikan

“Oleh karena itu aplikasi ini sangat bermanfaat bagi penjualan produk khas Kaltara, ditambah aplikasi ini juga merupakan terobosan dari Gubernur Kaltara untuk pelaku UMKM,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *