Disdikbud Kaltara Ingin Cagar Budaya Kaltara dapat Payung Hukum

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ingin ingin rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya Kaltara, bisa segera dikonsultasikan ke Kemendikbud RI agar mendapat cakupan Perda yang lebih luas dari Raperda.

Diketahui baru-baru ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, telah mengusulkan Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya Kaltara.

Tujuan dari Raperda ini untuk memperhatikan dan melestarikan cagar-cagar budaya yang ada di Kaltara.

Meski demikian, Kepala Disdikbud Kaltara Teguh Henri Sutanto berpendapat kalau Raperda ini harus memiliki cakupan yang lebih luas lagi.

Baca Juga :  Kota Tarakan Juara Umum O2SN Jenjang SD dan SMP 

“Kebudayaan itu luas. Bukan hanya soal cagar budaya saja. Ada tradisi, kesenian dan lain sebagainya. Maka dari itu, kalau dari kami menginginkan Perda yang dibentuk adalah Perda tentang kebudayaan di Kaltara secara menyeluruh. Sehingga ke depannya sudah tidak ada lagi budaya yang tidak terperhatikan,” kata Teguh, pada Jumat, 9 Juni 2023.

Ia menerangkan dalam hal ini Disdikbud Kaltara tidak hanya bertugas untuk membenahi dunia pendidikan saja, namun juga memperhatikan keberlangsungan kebudayaan lokal agar tetap terlertarikan.

Baca Juga :  PPDB Ditutup, Disdikbud Lakukan Perangkingan bagi Pelajar Belum Tertampung 

“Kini kita juga tengah mencoba mengkonsultasikan Reperda ini ke Kemendagri dan Kemendikbud RI, dan semoga bisa. Karena hal yang berkaitan dengan budaya ini sangatlah luas,” lanjut lagi.

“Jadi jangan dikira kita di dinas hanya membahas perosalan pendidikan saja, karena budaya juga masuk dalam tanggung jawab kita. Apalagi kebudayaan juga merupakan aset penting bagi pendidikan generasi kita,” tambahnya.

Melalui adanya Perda ini, nantinya diharapkan Juga untuk budaya-budaya yang ada di masyarakat mendapat jaminan akan kelestariannya melalui regulasi yang dibuat ini.

Baca Juga :  PPDB Sukses, Kaltara Raih Penghargaan Bidang Tata Kelola Pendidikan 

“Artinya ada payungnya, sehingga ada jaminan ketika event dan lain sebagainya itu dilaksanakan. Intinya budaya-budaya kita mendapat jaminan dan perhatian yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2585 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *