Sudah Damai, Ombudsman Kaltara Dalami Masalah Antara RSUD Nunukan dan PLN

benuanta.co.id, NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, terkait informasi adanya pemutusan listrik yang dilakukan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Nunukan untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan ORI Kaltara, Syahruddin menyampaikan, pihaknya menerima laporan dari berbagai media dari beberapa waktu yang lalu, terkait dengan adanya pemutusan listrik di RSUD Nunukan.

“Kedatangan kami ke RSUD Nunukan ini untuk melakukan pengumpulan informasi dan keterangan terkait persoalan tersebut,” kata Syahruddin, Kamis (26/5/2023).

Baca Juga :  Fasilitasi 5.660 Sertipikat Tanah di Daerah Perbatasan, Masyarakat Apresiasi Program Pemprov Kaltara

Dari pertemuan itu kata Syahruddin, pihaknya mendapat kronologi secara utuh seperti apa persoalan itu bisa terjadi, dan akan menjadi bahan Ombudsman yang nantinya menjadi bahan untuk memberikan saran perbaikan, baik itu pihak RSUD maupun PLN, serta juga untuk pemerintah Kabupaten Nunukan.

Rumah sakit merupakan objek vital, yang sangat bergantung sekali dengan ketersediaan listrik, dan fasilitas juga banyak yang menggunakan listrik seperti peralatan medis, tindakan-tindakan maupun ruang operasi dan lainya yang sangat membutuhkan listrik.

Baca Juga :  Lembaga Yudikatif Dituntut Netral dalam Pelaksanaan Pilkada 2024

Ombudsman juga menggali informasi dari sistem penganggarannya, serta keadaan genset. Sedangkan genset di RSUD Nunukan yang tidak maksimal.

“Saya tidak bisa menyampaikan secara rinci informasi apa yang kami butuhkan, karena sifatnya kami pulbaket, informasi yang kami dapat akan kami olah terlebih dahulu, sebelum kami sampaikan seperti apa hasilnya,” jelasnya.

Kata Syahruddin, pihaknya tidak hanya ke RSUD Nunukan, juga akan ke PLN Nunukan akan meminta informasi dan keterangan. Ombudsman sebagai pihak pengawas tidak boleh mendengarkan hanya satu pihak namun harus berbagai pihak.

Baca Juga :  Fasilitasi 5.660 Sertipikat Tanah di Daerah Perbatasan, Masyarakat Apresiasi Program Pemprov Kaltara

“Kami sudah menghubungi pihak PLN namun belum bisa tersambung, walaupun begitu kami akan mendatangi pihak PLN hari ini, Jumat (26/5),” pungkasnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2875 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *