Jaga Warisan Bahasa Lokal, Disdikbud Kaltara Bakal Bangun Balai Bahasa

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sudah masuk tahap perencanaan awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan terus kebut pembangunan Balai Bahasa Kaltara.

Menurut Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kemendikbudristek RI Abdul Khak, balai bahasa sendiri bertujuan untuk menjadi bank bagi bahasa-bahasa lokal yang ada di Kaltara, agar tidak punah termakan zaman.

“Tujuan representatif dari adanya balai bahasa kurang lebih seperti itu, karena hal ini sangat penting agar bahasa asli lokal yang ada di Kaltara tetap bisa terlestarikan,” kata Abdul Khak pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Baca Juga :  Diikuti 3.447 Calon Peserta Didik, PPBD Jalur Afirmasi hingga Prestasi Resmi Ditutup

Pria yang akrab disapa Abdul ini menjelaskan, nantinya sebelum pengumpulan bahasa daerah dilakukan, tim yang dibentuk oleh Pemprov Kaltara bersama Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kemendikbudristek RI akan mengumpulkan dan memilah masyarakat-masyarakat adat yang paham bahasa orisinal khas wilayah Kaltara.

“Nanti akan ada timnya, setelah itu melalui pemilihan ini maka akan terpilihlah orang-orang yang dianggap paham bahasa tulen asli Kaltara,” ujarnya lagi.

“Setelah itu bahasa-bahasa yang sudah terkumpul tadi akan kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia lalu kita buatkan kamus,” terangnya.

Baca Juga :  Ombudsman RI Menilai Disdikbud Kaltara Sudah Persiapkan PPDB dengan Baik

Sedangkan terkait proses pembangunannya sendiri, saat ditemui Kepala Disdikbud Kaltara Tegus Henri Sutanto mengatakan pihaknya akan berusaha untuk memprosesnya dalam waktu yang cepat.

“Kita belum bisa prediksikan karena ini masih tahap awal pembahasan, sehingga sebelum ditentukan akan dibangun kita harus minta persetujuan dulu,” kata Teguh.

Ia menjelaskan dalam prosesnya nantinya tim yang akan dibentuk bersama dengan beberapa OPD terkait akan memulai perhitungan kebutuhan baik yang non fisik maupun yang fisik.

Baca Juga :  UPT Taman Budaya Laksanakan Kegiatan Temu Puisi se Kaltara

“Kajiannya harus kita tentukan dulu, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan gedung, bentuk gedung hingga kebutuhan yang ada di dalam gedung. Setelah itu hal ini akan kita buat proposalnya untuk dikaji kembali dan dimintai persetujuan oleh Kemendikbudristek RI,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2115 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *