Suhu Terpanas Kaltara Capai 35 Derajat, BMKG: Sejarah Suhu Maksimum

benuanta.co.id, TARAKAN – Cuaca panas di Kalimantan Utara (Kaltara) terjadi beberapa waktu belakangan. Hal ini disebabkan oleh faktor gerak semu matahari yang berada pada garis katulistiwa.

Forecaster BMKG Tarakan, Raa’ina Farah Nur Annisa menguraikan pada Maret hingga saat ini, matahari berada di wilayah tropis. Sehingga suhu di wilayah Kaltara juga cenderung meningkat.

Jika dilihat dari rata-rata suhu bulanan selama satu tahunan, Kaltara memiliki suhu tertinggi kisaran 31 hingga 32 derajat celcius. Namun untuk suhu maksimum yang tercatat pada termometer sebesar 35 derajat celcius, hingga saat ini.

“Namun ini belum masuk kategori ekstrem. Kalau rata-rata itu dari jam 7 pagi hingga jam 7 esok hari. Kalau maksimum itu biasa kita baca jam 8 malam dan kita rata-ratakan dengan beberapa tahun terakhir. Tapi belum memasuki kategori suhu ekstrem,” urainya, Selasa (16/5/2023).

Baca Juga :  Turun ke Lapangan, Harga Rumput Laut Disorot Gubernur

Adapun suhu terpanas di Kaltara terjadi pada Ahad, 14 Mei 2023 kemarin yakni 35 derajat celcius. Suhu ini pun merupakan suhu maksimum absolut tertinggi yang pernah tercatat. Sementara untuk Senin, 15 Mei 2023 kemarin hanya tercatat 30,8 derajat celcius.

“Untuk suhu hari ini maksimal dikisaran 32 hingga 33,5 derajat celsius,” lanjut Raa’ina.

Gerak semu matahari ini, kata dia, memang terjadi setiap tahun, pada Maret dan September berada di khatulistiwa. Matahari akan mencapai titik paling utaranya sekitar 21 Juni.

“Karena matahari lebih dekat di daerah khatulistiwa. Nanti Juni baru lebih cenderung ke Utara. Nanti akan kembali lagi sampai ke khatulistiwa bulan September. Kemudian Maret tahun depan juga kembali lagi ke khatulistiwa. Jadi memang ada periode matahari sampai di khatulistiwa,” bebernya.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Bawaslu Kaltara Awasi Pemutakhiran Data Pemilih 

Disinggung soal kemungkinan Kaltara mengalami suhu terpanas di atas 35 derajat, pihaknya menyebut saat ini 14 Mei 2023 masuk dalam sejarah suhu maksimum di Kaltara. Namun, perlu diketahui suhu terpanas tidak berlangsung berkesinambungan. Misalnya, pada hari ini 35 derajat celcius memiliki kemungkinan untuk terulang kembali.

Dilanjutkannya, tak hanya gerak semu matahari, faktor cuaca lokal pada pagi, siang hingga malam hari cenderung cerah.

“Jadi untuk sinar matahari yang diterima bumi akan semakin optimum dibandingkan saat ada awan. Untuk kelembaban udara cenderung kering, jadi aktivitas pembentukan awan relatif kecil. Tapi ada penguapan, sehingga malam hari akan terbentuk awan lokal. Malam hari cenderung hujan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Atasi Over Kapasitas di Lapas Nunukan, Gubernur Zainal Bersurat ke Dirjen Kemenkumham

Sementara Darna, seorang warga di Tarakan mengakui suhu di hari Ahad itu memang luar biasa terasa panas. Ia bahkan terus merasa kepanasan padahal berada di dalam rumah. “Iya, saya pun heran baru kali ini ada cuaca panasnya beda dari yang lain,” ucap Darna.(*)

Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1987 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *