Bulungan Sediakan SDM untuk Kawasan Industri Hijau

benuanta.co.id, Tanjung Selor – Hadirnya Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya Kabupaten Bulungan membuat wilayah tersebut menggenjot pendidikan vokasi. Langkah ini dianggap hal yang progresif oleh badan standar kurikulum kementrian pendidikan.

Kabupaten Bulungan yang merupakan salah satu kabupaten muda di Indonesia tidak lepas dari potensi investasi yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, yakni kawasan industri hijau yang hadir di kawasan Tanah Kuning.

Kehadiran investasi di Bulungan membuat Sumber Daya Manusia (SDM) harus paham soal pelestarian hidup. Maka salah satu pendidikan yang digenjot yakni pendidikan vokasi yang terkait industri hijau. Bupati Bulungan Syarwani, mengatakan yang menjadi tantangan pemerintah saat ini harus menyiapkan SDM yang ada di Kabupaten Bulungan.

Baca Juga :  RS Abdul Rais Fattah Layani Pasien BPJS

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Bulungan dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Tanjung Palas Timur tersebut, dengan memberikan penugasan keahlian terapan kepada perguruan tinggi yang ada, meliputi program pendidikan diploma yang setara dengan program pendidikan vokasi.

“Kita sudah cek ke Unikaltar kesiapanya. Bulan ini sudah proses pendaftran. Namun untuk mengantisipasi, kami menunggu momentum kelulusan peserta didik yang baru lulus tingkat SMA tahun ini, sehingga jika ada yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, bisa terakomodir,” katanya pada benunata.co.id.

Baca Juga :  Kuota Haji Bulungan 88, Biaya Rp 56 Juta per Orang

Diakuinya, dengan menunggu kelulusan anak-anak juga bagian untuk mengakomodasi peserta didik yang tidak melanjutkan pendidikan ke jejang yang lebih tinggi. Karena tidak semua peserta didik yang sudah lulus tingkat atas, bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sehingga hal itu yang perlu diantisipasi.

“Kalau kita lakukan di awal atau di tengah, mereka belum menyelesaikan studi di tingkat SMA. Tentu itu menutup peluang bagi yang memang mau berkuliah namun terkendala biaya,” jelasnya.

Baca Juga :  Berangkat dari Cinta Bahasa dan Budaya hingga Menulis Kamus Bulungan - Indonesia

Apalagi untuk pemenuhan SDM di KIHI, membutuhkan banyak tenaga kerja dengan bekal pendidikan vokasi sebagai penguatan. Pada penerimaan peserta didik nanti akan ada klaster. Di antaranya klaster umum dan peserta didik yang baru lulus tahun ini. (*)

Reporter : Ike Julianti

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *