Tahun 2024, Prioritas Penanganan Jalan Cenderawasih dan Gajah Mada

benuanta.co.id, TARAKAN – Beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kaltara telah melaksanakan peningkatan berupa lapisan aspal di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan.

Peningkatan itu dilakukan karena selama ini jalan tersebut mengalami kerusakan dengan banyaknya ditemukan lubang.

“Jalan Gajah Mada ini telah kita laksanakan peningkatan,” ucap Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara, Ir. Helmi disela kunjungannya ke jalan tersebut, Sabtu, 1 April 2023.

Baca Juga :  Tahun Ini Gedung Sekretariat Kaltara akan Dibangun Pagar dan Lanskap

Namun demikian, di kawasan tersebut masih harus ada pekerjaan. Utamanya di Jalan Cenderawasih, drainasenya yang ada kebanyakan telah tertutup sehingga saat ada pasang surut air laut di jalan itu akan banjir.

“Untuk simpang tiga Gajah Mada dengan Cenderawasih ini, kita akan fokus penanganan selokan. Karena selama ini, hingga menyebabkan banjir,” terangnya.

Baca Juga :  PUPR Perkim Kaltara Gelar TNA untuk Calon Peserta Pelatihan dan Uji Kompetensi SKK

Terkait waktu, pihaknya belum bisa melakukan pekerjaan di tahun 2023, pasalnya didapat daftar pekerjaan kegiatan penanganan drainase ini belum masuk.

“Tapi kita prioritaskan tahun 2024. Karena saat saya cek di tahun 2023 belum ada,” sebut Helmi.

Dalam pantauannya di simpang tiga Jalan Gajah Mada dengan Cenderawasih ini, masyarakatnya kurang peduli. Drainase yang seharusnya sebagai saluran eksisting atau pembuangan, kebanyakan ditutup.

Baca Juga :  Tahun Ini Gedung Sekretariat Kaltara akan Dibangun Pagar dan Lanskap

“Banyak masyarakat membangun dengan menutup drainase. Kebanyakan kita lihat saluran airnya di cor pakai semen,” paparnya.

Ke depannya jika anggaran telah siap, maka setiap drainase yang tertutup akan dibongkar dan dikembalikan pada fungsinya pertama kali yakni sebagai saluran pembuangan air. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *