Dapur Lapas Tarakan Jadi Sorotan Tim Kesehatan Dirjen Pemasyarakatan

benuanta.co.id, TARAKAN – Sarana dan prasarana (Sarpras) guna kebutuhan dasar di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dilakukan uji petik oleh Tim Perawatan Kesehatan dan Rehablitasi Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan.

Koordinator Kebutuhan Dasar, Dirjen Pemasyarakatan, Surakhmat, mengatakan uji petik ini dikhususkan kepada fasilitas yang ada di dalam Lapas seperti dapur, tempat menjemur pakaian dan juga matras. Kegiatan ini pun dilakukan dengan cara pengambilan data.

“Juga kita menyaksikan secara langsung pelaksanaan pemeliharaan dan perawatan sarpras di Lapas. Seperti pelaksanaan pencucian pakaian penjemuran pakaian penyimpanan pakaian dan perawatan matras beserta alat cukur,” katanya, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga :  140 Umat Buddha Tarakan Rayakan Waisak 2568 BE di Vihara Vajra Bhumi Dwipa

Ia menjelaskan berdasarkan pantauannya, sistem untuk jemuran pakaian sudah cukup representatif. Selepas dicuci, pakaian tersebut disimpan dengan rapi di dalam lemari yang terbuat dari triplek.

Sementara untuk matras bagi warga binaan permasyarakatan (WBP) juga pihaknya sarankan di jemur secara berkala.

Lebih jauh ia terangkan, uji petik ini pihaknya lakukan guna bahan rujukan dan pertimbangan dalam Forum Group Discussion (FGD) tentang pemeliharaan dan perawatan sarana kebutuhan dasar di Lapas.

“Rencananya FGD ini akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 mendatang,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Mohammad Ridwantoro melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Bobby Cahya Permana menambahkan selain tempat menjemur, dapur juga turut menjadi atensi. Seperti makanan bagi WBP harus di letakkan di atas meja.

Baca Juga :  Bergerak Membangun Kaltara

“Awalnya posisinya di bawah. Akhirnya kami bikinkan meja untuk pembagian nasi dan lauk dari ompreng,” tuturnya.

Pihaknya pun mengakui dalam pelaksanaan uji petik ini tak melakukan persiapan apapun. Lapas Tarakan dengan kondisi seadanya ini pihaknya sajikan untuk uji petik.

“Jadi di lapangan itu realitanya seperti apa dan dilaporkan ke Dirjen Pas,” katanya.

Ia melanjutkan, setelah uji petik ini pihaknya akan menerima surat edaran atau surat perintah dari Dirjen Pemasyarakatan yang isinya adalah standar kelayakan sarana dan prasarana di dalam Lapas.

Baca Juga :  Sempat Bikin Gaduh, Polisi Pastikan Informasi Pembegalan di Juata Hoaks

“Sementara warna cat juga, akan kami seragamkan semua. Untuk tempat jemuran sejauh ini sudah sesuai. Kita masih menunggu edarannya,” tutupnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2854 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *