Awal Tahun 2022, Harga Cabai Kian Melandai

benuanta.co.id, TARAKAN – Di tahun 2022 pembeli dan pedagang mulai bernafas lega akibat harga cabai yang mulai menurun. Pasalnya, pada akhir 2021 harga cabai di pasaran sempat mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Berdasarkan pantauan benuanta.co.id, saat ini cabai menyentuh angka Rp 90 ribu/kilogram.

“Harga nya satu ons Rp 10 ribu, kalau sekilo Rp 90 ribu,” ungkap Hasna, salah satu pedagang cabai di pasar Boompanjang, Senin (3/1/2022).

Baca Juga :  Pertamina Tanggapi Isu Cadangan BBM Nasional 20 Hari Imbas Konflik Timur Tengah

Hasna mengaku, penurunan harga cabai membuatnya sedikit lega dan yang pasti pembelinya pun juga turut merasakan hal yang sama.

“Alhamdulillah turun sudah, kemarin kan memang sempat naik itu lagi susah-susah nya karena saya ngambil kan dari Tarakan, petaninya agak susah juga,” tuturnya.

Penurunan harga cabai ini diperkirakan mulai dari sepekan terakhir. Tak hanya cabai rawit, terjadi penurunan pula pada harga cabai besar dan cabai keriting.

Baca Juga :  Lima Hari Terhenti, Sejumlah Sekolah di Tarakan Tunggu Kepastian Lanjutan MBG Ramadan

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) dan UMKM Kota Tarakan melalui Kabid Pengembangan Perdagangan, Hari Wijaya Putra menerangkan bahwa harga rata-rata cabai rawit merah sudah berada di ambang batas normal.

“Harga cabai rawit merah itu Rp 85 ribu di pasaran, cabai rawit hijau Rp 120 ribu, kemudian cabai merah besar dan keriting Rp 70 ribu perkilogram,” terangnya.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Aman dan Sesuai Jadwal

Dalam hal ini ia akan terus melakukan pemantauan terhadap harga-harga komoditas di pasaran Kota Tarakan. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar