Air Baku Kurang, Suplai Air Bersih ke Rumah Warga Gunakan Truk Tangki 5 Ribu Liter

TANJUNG SELOR – Pendistribusian air bersih untuk sebagian wilayah Tanjung Selor tak dapat dialiri dengan maksimal. Hal ini diakibatkan air baku yang ada di Sungai Buaya mengalami penurunan debit. Walaupun demikian Perumda Air Minum Danum Benuanta Kabupaten Bulungan tetap memberikan layanan air.

“Intake Sungai Buaya sebenarnya tidak berhenti atau mati total. Hanya debitnya berkurang karena air baku naik turun,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Danum Benuanta Kabupaten Bulungan, Winardi kepada benuanta.co.id, Senin 7 Juni 2021.

Pantauannya beberapa hari ini Intake Sungai Buaya tidak bisa melakukan produksi dengan maksimal. Menyiasati agar pelanggan tetap mendapatkan pasokan air bersih, pihaknya menyiapkan beberapa unit mobil tangki air untuk mendistribusikan air kepada masyarakat.

Baca Juga :  Disnakertrans Bulungan Buka Pengaduan bagi Pekerja, Dijamin Kerahasiaan Pelapor

“Tidak semua wilayah terdampak, hanya beberapa saja di daerah layanan khusus seperti Kampung Arab. Kita siapkan mobil tangki untuk memberikan air bersih kepada masyarakat, dari pagi sampai malam hari kita berikan yang terdampak,” jelasnya.

“Kapasitas mobil tangki kita itu 5.000 liter, bisa men-cover 4 rumah. Jadi setiap pelanggan itu diberikan air bersih sebanyak seribu liter, kalau lebih misalnya sampai 2 ribu liter kasihan yang lain tidak kebagian,” tambahnya.

Baca Juga :  Libatkan Anak Bulungan sebagai Partisipasi dalam Pembangunan Daerah

Winardi mengatakan untuk pelanggan lain seperti Jelarai, Sabanar Lama, Sengkawit hingga di Kecamatan Tanjung Palas masih terlayani. Karena intake milik Perumda Air Minum Danum Benuanta tak hanya Intake Sungai Buaya tapi dibantu oleh instalasi pengolahan air (IPA) Sabanar, Jelarai dan Gunung Seriang.

“Karena di wilayah lain tetap aman seperti di Tanjung Palas karena di bekap sama intake lain,” bebernya.

Masih kata Winardi, pihaknya dapat memulai produksi lagi apabila air pasang yg berasal dari sungai terusan. Upaya yang yang lebih permanen, Pemerintah Kabupaten Bulungan telah berupaya memindahkan sumber air dari Intake Sungai Buaya ke Intake Sungai Kayan dengan pemasangan pipa transmisi dari Intake Kayan ke Pengolahan Air Sungai Buaya.

Baca Juga :  Pemkab Pastikan THR dan TPP ASN Bulungan Cair Sebelum Idulfitri

“Sudah kami laporkan kepada pak Bupati Bulungan, untuk pemindahan sumber air dari Sungai Kayan ke Intake Sungai Buaya. Mohon doa agar pekerjaan pengalihan sumber dari sungai buaya ke sungai Kayan dapat segera selesai secepat mungkin tidak ada kendala,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *