Sambut Upaya Gubernur, Pemkot Tarakan Dorong SDM Lokal Isi Pembangunan KIPI

benuanta.co.id, TARAKAN – Persiapan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) yang berada di wilayah Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) nampaknya akan sangat memberikan kontribusi perekonomian yang positif bagi Kaltara. Perekrutan tenaga kerja besar-besaran pun akan dilakukan oleh pemerintah ke depannya.

Dalam hal ini, sebagai wilayah dengan mobilitas yang tinggi di Kaltara, Kota Tarakan tentu berperan besar dalam menyumbang Sumber Daya Manusia (SDM) di sentral industri tersebut nantinya. Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes mengatakan bahwa meski KIPI yang akan beroperasi dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, tentu persiapan harus dilakukan dari sekarang.

Ia menuturkan bahwa dapur untuk mengolah SDM ialah dari dunia pendidikan.

Baca Juga :  Targetkan Rp3,5 Miliar di Bulan Ramadan, 10.500 Mustahik Tarakan Siap Terima Manfaat

“Jadi dari mulai SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, tentu bahwa jenjang pendidikan harus menyiapkan, terkhusus perguruan tinggi yang dibutuhkan di KIPI,” tuturnya, Minggu (17/7/2022).

Selain itu, persiapan KIPI juga selaras dengan era revolusi 4.0 yang sudah berubah menjadi 5.0. Khairul menjelaskan bahwa peran pemerintah juga sangat diperlukan seperti mengadakan kegiatan pelatihan atau pendidikan vokasi.

“Pendidikan yang memang menitik beratkan dengan pendidikan khusus, jadi sinergi kolaborasi Pentahelix antara pemerintah kota/kabupaten, provinsi dan dunia akademisi saling komunikasi terus,” bebernya.

Tak hanya pemerintah kota, Khairul menyebut bahwa dunia usaha juga membentuk tenaga yang siap pakai. Artinya, cetakan alumni sebuah perguruan tinggi yang siap dalam menjalani dunia kerja. Terlebih saat ini tes masuk dunia kerja menggunakan sistem Computer Basis Test (CBT).

Baca Juga :  SPPG Tarakan Klaim Menu MBG Viral Sudah Sesuai Juknis BGN

“Jadi kalau masih dilatih akan menghambat proses perekrutannya, ya harapan kita kalau dia ahli di bidang komputer atau programmer sudah bisa running bekerja walaupun nanti ada upgradenya,” urainya.

“Masyarakat juga sebagai sumber daya utama yang akan diolah, tentu harus menyiapkan diri,” sambung Khairul.

Terpisah, senada dengan Wali Kota Tarakan, Wakil Rektor II Universitas Terbuka Pusat, Prof. Dr. Ali Muktiyanto S.E., M.Si., sangat mendukung persiapan tenaga kerja untuk industri Internasional itu. Ia berkomitmen bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi terkait cetakan mahasiswa dari UT Tarakan.

“Berkenaan dengan KIPI kami harus baca situasi dan kebutuhan, seiring dengan perubahan UT juga menjadi Universitas Negeri berbadan hukum tentunya kami menyiapkan teknologi yang lebih lincah dalam penyediaan program study sesuai dengan kebutuhan daerah,” beber Ali.

Baca Juga :  Wow! 99 Personel Polres Tarakan Tes Urine, Begini Hasilnya

Ia menegaskan bahwa dengan berubahnya status UT menjadi Universitas Negeri akan lebih mudah menangkap peluang pasar serta membuka program pendidikan vokasi yang mencetak lulusan siap kerja.

Menyoal pendidikan wajib di usia 16 tahun yang sempat digaungkan Gubernur Kalimantan Utara, ia juga dengan siap menyediakan layanan belajar di UT Tarakan.

“Kita selalu ingin terus menjadi bagian dalam peningkatan kompetensi di Kaltara ini,” singkatnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *