benuanta.co.id, TARAKAN – Polair Polres Tarakan masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi menyoal tubrukan speed di depan perairan Pelabuhan SDF pada sore kemarin.
Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Polair Polres Tarakan, IPTU Jamzani menjelaskan pada Senin, 16 Mei 2022 kemarin sekitar pukul 16.40, tubrukan diawali dari sebuah speedboat yang dimotorisi oleh Awis yakni SB 278 dengan mesin 300 PK yang berasal dari Pelabuhan Kolteka Bulungan hendak menuju Kota Tarakan.
“Jadi di belakang speed Awis ini ada speed boat SB Berkah 88 yang jaraknya kisaran 20 meter di belakang speed Awis, kemudian kedua speed ini mendahului speed SB Tri Putri, tidak lama itu muncul 1 unit speed boat 40 PK warna putih yang langsung menabrak speed boat yang dimotorisi oleh Awis,” bebernya saat ditemui, Selasa (17/5/2022).
Tabrakan antar SB 278 menyebabkan speed boat 40 PK terbalik dan mengakibatkan penumpang serta motoris speed jatuh ke laut.
“Kemudian saudara Awis turun, membantu motoris speed boat 40 PK bernama Abdul Hakim dan korban lain Fahri dan Raffi belum ditemukan sampai saat ini,” ujar Jamzani.
Hingga saat ini pihak Polair Polres Tarakan dan serta tim gabungan lainnya masih terus melakukan pencarian terhadap korban Fahri dan Raffi.
“Untuk motorisnya masih dirawat dan kita juga sudah periksa 3 saksi, motoris nya juga kami lakukan pemeriksaan, kemudian speed yang dibelakang SB. Berkah 88 itu juga kita periksa,” tukas dia.
Perwira balok dua tersebut melanjutkan, bahwa speed boat 40 PK tersebut juga tidak mengangkut apapun selain kedua korban yang belum ditemukan dan barang bawaan berupa keranjang basket yang diduga berisi udang selepas pulang dari tambak.
“Ini tabrakannya kenapa kita masih dalami, karena kan posisi masih sore dan satu arah juga kan,” kata dia.
“Kecepatannya (speed) 28 Knot untuk yang dimotorisi saudara Awis karena 300 PK mesinnya, untuk yang 40 PK kan tidak sampai segitu lajunya,” pungkasnya.
Saat ini pun terdapat barang bukti yang diamankan oleh pihak Polres Tarakan di antaranya adalah 1 unit SB 278 Express warna hijau les merah dengan mesin penggerak 300 PK serta 1 unit speed 40 PK dengan barang bawaan keranjang/basket. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







