Siaga Nataru, Basarnas Awasi Aktivitas di Pelabuhan

benuanta.co.id, TARAKAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Tarakan melakukan respon cepat dalam hal pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru 2022 di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Tarakan, Amiruddin mengatakan bahwa telah menyiapkan seluru alusista beserta dengan personil untuk mengcover daerah yang menjadi titik perkumpulan masyarakat. Pengawasan berlangsung sejak tanggal 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 mendatang.

“Personil kami siapkan 24 orang, untuk memantau dan mengawasi tempat perkumpulan terutama Pelabuhan,” katanya, Senin (20/12/2021).

Baca Juga :  Akses Darurat Dinilai Sulit, Ribuan Warga Ajukan Pelebaran Jalan Belakang BRI

Adapun rute yang menjadi fokus pantauan Basarnas ialah Pelabuhan Malundung, Tengkayu 1, Ferry dan juga Bandara Juwata Internasional Airport.

“Termasuk tempat wisata yang sering ramai ya, misalnya Amal Baru, kami mengerahkan 2 Alut laut yakni Kn SAR Seta 252 dan dua Rigid Inflatable Boat (RIB),” ujar Amir.

Ia menjelaskan bahwa Kapal Kn SAR Seta 252 ialah kapal dengan kemampuan jelajah yang cukup jauh sehingga bisa mengcover wilayah perairan Kalimantan Utara.

Baca Juga :  Stok Ayam Beku Diatur Pusat, DKPP Tarakan Akui Ada Peralihan Konsumsi Masyarakat

“Kecepatannya yang tinggi bisa mengcover Tarakan dan sampai kewilayah perairan Tanah Kuning, Sebatik maupun Nunukan,” jelasnya.

“Untuk RIB memantau sungai-sungai yang menghubungkan Kota Tarakan dengan beberapa kabupaten di Kaltara,” imbuhnya.

Amir melanjutka terdapat personil khusus yang memantau disetiap pelabuhan maupun bandara. Terdapat pula 6 personil yang pihaknya kerahkan untuk melakukan pengawasan dalam hal kecelakaan penerbangan maupun pelayaran di wilayah Nunukan.

“Dua RIB juga kita gunakan untuk memantau perbatasan dan jalan tikus yang dilalui imigran, kami memang siaga full untuk Nataru,” tegasnya.

Baca Juga :  Tiket Lambelu H-3 Lebaran Sudah Ludes, PELNI Siapkan Bukit Siguntang

Ia menghimbau kepada masyarakat serta pemilik jasa transportasi agar terus menerapkan aturan keselamatan berlayar dan protokol kesehatan.

“Masyarakat tidak boleh terlalu larut euforia dalam natal dan tahun baru, karena kita masih pandemi. Jangan berkerumun di rumah saja, karena bersenang-senang tak harus melakukan perjalanan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *