benuanta.co.id, TARAKAN – Meski komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menjadikan provinsi termuda ini sebagai produsen beras mulai ditindaklanjuti dengan serius.
Namun saat ini Kota Tarakan belum ada lahan khusus untuk produksi padi seperti wilayah lainnya di Kaltara.
Kepala Seksi Komersial Perum Bulog Cabang Tarakan, Olop Harianto Simarmata, SP., menjelaskan pihaknya belum melihat ketersedian lahan yang siap produksi padi secara besar di Bumi Paguntaka.
“Kita sudah tinjau selama ini belum ada liat lahan pertanian khusus produksi padi. Kalau dulu kan ada di Mamburungan, tetapi itu hanya untuk konsumsi mereka pribadi saja,” ujar Olop Harianto Simarmat kepada benuanta.co.id, Senin (16/8/2021).
Ia juga menanggapi mengenai penyerapan beras lokal di Kota Tarakan masih kurang, dibandingkan seperti Desa Sajau, Kabupaten Bulungan.
“Sampai saat ini belum ada informasi dan permintaan dari dinas terkait. Kalau kami (Bulog) siap saja menyerap, tetapi memang belum ada permintaan,” terangnya.
Sebelumnya, Bulog Cabang Tarakan telah melakukan kunjungan kerja kepada Gubernur Kaltara dan Bupati Bulungan untuk membahas penyerapan beras lokal di Kaltara.
Penyerapan beras lokal ini nantinya akan dilakukan di Kabupaten Bulungan tepatnya di Desa Sajau. Kata Olop, penyerapan beras lokal ini harusnya telah dimulai pada Juli lalu namun terkendala pandemi.
“Jadi informasi terakhir itu dari Bupati Bulungan memang dari Juli kemarin tapi karena kondisi pandemi belum ada tindak lanjut lagi,” tandasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa/Ramli







