benuanta.co.id, TARAKAN – Polres Tarakan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Kayan 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mematangkan persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan arus mudik Lebaran 2026. Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kota Tarakan, termasuk Pemerintah Kota, Dandim 0907 Tarakan, Dansatad 204 Tarakan, serta para Pejabat Utama Polres Tarakan.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting dalam memastikan situasi tetap kondusif. “Kita ingin seluruh unsur siap dan bersinergi dalam pengamanan Idul Fitri tahun ini,” ungkapnya, Rabu (4/3/2026).
Dalam rapat tersebut disampaikan meskipun terdapat potensi penurunan pergerakan masyarakat, pengamanan tetap harus dilakukan secara maksimal di seluruh objek vital. Aparat diminta tidak meremehkan situasi dan tetap mengedepankan langkah antisipatif.
“Sekecil apa pun potensi gangguan harus kita antisipasi sejak dini,” tegasnya.
Selain itu, rekayasa lalu lintas dan sosialisasi kebijakan pemerintah juga menjadi perhatian agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas. Pengamanan di tempat ibadah, sarana transportasi umum, serta objek wisata akan dilaksanakan secara optimal dan humanis.
“Pengamanan harus profesional namun tetap mengedepankan pendekatan humanis,” katanya.
Pengawasan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG), turut dibahas dalam rapat. Satgas pangan diminta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mencegah penyimpangan distribusi. “Kita pastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan tidak ada permainan harga,” ujarnya.
Rapat juga menekankan pentingnya mitigasi bencana, mulai dari kesiapan jalur evakuasi, titik pengungsian, penyaluran logistik, perlengkapan SAR, hingga dukungan genset dan jaringan komunikasi. “Semua harus dipersiapkan sejak awal agar pelaksanaan Idul Fitri dan mudik tidak terganggu,” imbuhnya.
Untuk mendukung Operasi Ketupat Kayan 2026, Polres Tarakan merencanakan pendirian pos di sejumlah titik strategis. Pos Pengamanan (Pos Pam) akan ditempatkan di kawasan Amal dan Gusher. Sementara Pos Pelayanan (Pos Yan) akan didirikan di Pelabuhan Malundung, Pelabuhan TengKayu, Bandara Juwata dan Pelabuhan Ferry.
“Untuk sementara itu, pos-pos tersebut kita siapkan untuk mendukung kelancaran pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







