SPPG Tarakan Akan Siapkan Layanan Pengaduan MBG di Setiap Dapur

benuanta.co.id, TARAKAN – Setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tarakan akan didorong membuka layanan pengaduan yang lebih jelas dan responsif. Langkah ini dilakukan agar setiap keluhan maupun masukan masyarakat terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat segera ditampung dan ditindaklanjuti secara cepat.

Koordinator Wilayah SPPG Tarakan, Dewi Triadiah, mengungkapkan seluruh SPPG yang telah beroperasi saat ini terus berupaya memaksimalkan pelayanan. Namun di sisi lain, ruang pengawasan publik juga dinilai penting agar kualitas layanan semakin baik.

“Kita SPPG-SPPG yang ada ini terus memaksimalkan dan mengusahakan yang terbaik dalam pelayanan,” ungkapnya, Senin (2/3/2026).

Ia menyampaikan, apabila terdapat keluhan di lapangan, masyarakat diminta untuk langsung menyampaikannya kepada kepala SPPG di wilayah masing-masing. Penyampaian secara langsung dinilai menjadi cara paling efektif untuk mempercepat penyelesaian masalah.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan Tarakan Tak Terima THR, Ini Klarifikasi DLH 

“Kalau ada keluhan, silakan disampaikan langsung kepada kepala SPPG-nya,” jelasnya.

Beberapa SPPG di Tarakan bahkan telah memiliki akun media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat. Platform seperti Instagram dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan maupun masukan. “Di beberapa wilayah sudah ada sosial medianya masing-masing, bisa laporan lewat Instagram SPPG tersebut,” imbuhnya.

Selain melalui media sosial, masyarakat juga dapat menyampaikan keluhan melalui guru, penanggung jawab (PIC), penerima manfaat, atau kader yang terlibat dalam program. Mereka umumnya memiliki kontak kepala SPPG sehingga laporan dapat diteruskan dengan cepat. “Bisa juga lewat guru atau PIC yang punya nomor kepala SPPG, jadi biar cepat langsung ke yang melayani,” katanya.

Baca Juga :  Santri Berprestasi di Tarakan Azifah Azzahra Resmi jadi Anak Asuh Rahmawati Paliwang

Dewi menambahkan, ke depan pihaknya akan menyampaikan kepada seluruh kepala SPPG di Kota Tarakan agar menyediakan layanan pengaduan resmi yang lebih terstruktur. Hal ini untuk mengantisipasi jika terdapat dapur yang kurang responsif dalam menindaklanjuti keluhan.

“Nanti akan saya sampaikan ke masing-masing kepala SPPG untuk menyediakan layanan pengaduan, supaya kalau ada permasalahan bisa cepat ditampung dan ditangani,” tegasnya.

Menurutnya, MBG merupakan program pemerintah yang menggunakan anggaran negara, sehingga keterbukaan terhadap masukan menjadi bagian penting dari pelaksanaan program. Ia memastikan pihaknya tidak menutup diri terhadap kritik maupun saran.

“Ini anggaran negara dari masyarakat, jadi masukan pasti kami terima dengan sangat terbuka,” terangnya.

Baca Juga :  Baznas Tarakan Salurkan Zakat Ramadan untuk 11 Ribu Warga Kurang Mampu

Ia juga menekankan pengawasan masyarakat justru dibutuhkan agar pelaksanaan program berjalan optimal. Dengan keterlibatan publik, kualitas penyajian maupun pelayanan dapat terus diperbaiki. “Program ini membutuhkan pengawasan masyarakat agar ke depan pelayanannya semakin baik,” lanjutnya.

Sebagai penutup rangkaian evaluasi pelaksanaan MBG di Tarakan, Dewi memastikan pihaknya akan terus melakukan pembenahan secara bertahap. Perbaikan tidak hanya pada sistem pengaduan, tetapi juga pada kualitas layanan di setiap dapur.

“Kita akan terus berbenah dan terus memberikan yang terbaik kepada penerima manfaat, silakan sampaikan masukan secara langsung dan pasti akan kita respons,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *