benuanta.co.id, TARAKAN– Di tengah persoalan overload, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan tetap mengerahkan seluruh sumber daya.
Di bidang Pengelolaan Sampah dan B3 terdapat 311 personel yang mengelolah sampah di Kota Tarakan, khususnya pada bulan Ramadan.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Pengendalian Bahan dan Limbah Berbahaya Beracun (B3) DLH Tarakan, Yohanes K. Patongloan mengatakan, di bidangnya terdapat 311 personel. Dengan rincian kurang lebih 100 orang di bagian penyapuan jalan. Lainnya berada di bagian emergensi, finishing, dan hunting.
Untuk armada, DLH memiliki 34 unit kendaraan operasional. Namun, dalam pengoperasiannya armada tersebut sering kali mengalami kerusakan mengingat umur kendaraan tersebut sudah menginjak 10 tahun.
Bahkan, menurutnya, dalam waktu dekat sudah ada lima unit kembali masuk bengkel sehingga mengganggu operasional rutin.
“Tiap ini sudah lima masuk bengkel lagi. Jadi yang rutin itu kadang terbengkalai. Makanya macam ini kita tarik mobil hunting kita untuk membekap di mana sampah-sampah yang overload,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Kendala lain adalah tidak adanya jadwal pembuangan sampah yang tetap dari masyarakat, khususnya di Sebengkok.
“Kenapa pertama tidak ada jadwal pembuangan sampah yang tetap. Sehingga khususnya di Sebengkok. Kita sudah pasang banner kemarin untuk pembuangan sampah. Namun masyarakatnya juga tidak bisa kita tahan. Karena alasannya mereka bahwa kalau siang kami bekerja. Jadi mau tidak mau malam baru angkut sampah masyarakat,” jelasnya.
Meski kewalahan, DLH menegaskan tidak akan kendor dalam menjaga kebersihan kota. Pihaknya akan secara maksimal menangani penumpukan sampah tersebut. Memasuki Ramadan, peningkatan volume sampah sudah mulai terasa dan diperkirakan akan melonjak saat Idulfitri. Bahkan lonjakan tersebut sudah mulai seiring berjalannya puasa umat Muslim.
Persentase kenaikan masih dalam tahap pendataan dan akan dirilis sekitar satu minggu ke depan, lengkap dengan rincian volume sampah per kecamatan.
“Untuk sementara kami baru data. Mungkin satu minggu ke depan sudah kami bisa rilis sampah-sampah per kecamatan nantinya,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







