Industri Tarakan Tumbuh Pesat, 1.400 Usaha Baru Terdata Sejak 2020

benuanta.co.id, TARAKAN – Sektor industri di Kota Tarakan terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perindustrian dan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kota Tarakan, Murliadi Palham, S.T., M.Eng dalam kegiatan penguatan kapasitas pelaku industri yang di gelar oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Hj. Rahmawati pada Ahad (9/11/2025).

Ia menjelaskan, berdasarkan data Online Single Submission (OSS) sejak 2020 hingga 2024, jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk sektor industri mencapai sekitar 1.400 entitas. Sementara serapan tenaga kerja tercatat kurang lebih 14.202 orang. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan geliat industri di Tarakan yang tumbuh rata-rata 11,2 persen setiap tahun.

Baca Juga :  Begini Mekanisme Pembagian MBG Selama Ramadan di Tarakan

Sektor industri yang berkembang meliputi pengolahan hasil perikanan, kelautan, dan pertanian. Produk-produk unggulan seperti bantai, ikan asap, keripik, serta berbagai olahan ikan lainnya bahkan sudah dipasarkan melalui platform e-commerce nasional seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli. Kondisi ini menjadi bukti bahwa pelaku industri lokal mulai mampu bersaing di tingkat nasional.

Kendati demikian, dirinya mengakui, para pelaku industri masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari penguatan manajemen usaha, keterampilan produksi, hingga akses terhadap teknologi dan pemasaran yang lebih luas. Untuk itu, kegiatan pelatihan dinilainya sangat penting dalam meningkatkan kapasitas pelaku industri kecil di Tarakan.

Baca Juga :  Stok Ayam Beku Diatur Pusat, DKPP Tarakan Akui Ada Peralihan Konsumsi Masyarakat

Murliadi juga menyampaikan, pada 2024 pihaknya telah memfasilitasi sekitar 245 pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan. Fasilitasi tersebut mencakup pendaftaran merek, sertifikasi halal, uji mutu produk, pelatihan manajemen, hingga pengolahan produk.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi Tarakan sekaligus membuka peluang usaha baru.

Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen memperluas ruang kolaborasi antara pelaku industri dengan pemerintah pusat, provinsi, dunia perbankan, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, hingga lembaga pembiayaan. Kolaborasi tersebut dipandang penting untuk memperkuat daya saing industri daerah.

Baca Juga :  DPRD Tarakan Kawal Pelebaran Jalan di Samping Kantor BRI

Ia berharap melalui kegiatan pembinaan tahun ini, para peserta dapat menerapkan seluruh materi yang diberikan, mulai dari manajemen usaha, teknik produksi, pemasaran, hingga inovasi produk.

“Semoga lahir wirausaha-wirausaha baru yang inovatif, produktif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi Kota Tarakan maupun Provinsi Kalimantan Utara,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *