benuanta.co.id, TARAKAN – Hingga malam hari, ribuan massa Aliansi Utara masih mengepung Kantor DPRD Tarakan. Situasi yang sejak sore sudah memanas, kini semakin tak terkendali.
Massa kembali melakukan aksi anarkis dengan membakar ban tambahan dan tameng polisi yang berhasil dirampas saat aksi saling dorong. Tidak hanya itu, lemparan botol bekas minuman juga diarahkan ke aparat yang berjaga di garis depan pengamanan.
Hingga kini aparat masih berjaga ketat karena pagar besi kantor DPRD sudah di robohkan oleh massa. Personel tambahan dikerahkan untuk menutup celah, terutama di titik pagar besi yang sebelumnya sudah dirubuhkan oleh massa. Area tersebut menjadi fokus penjagaan agar massa tidak masuk lebih jauh ke dalam gedung DPRD.
Meski sebelumnya telah tercapai kesepakatan untuk bertemu langsung dengan anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, massa tetap menunjukkan ketidakpuasan. Mereka bertahan di lokasi dan terus menyuarakan tuntutan.
Di tengah ricuhnya suasana, aparat beberapa kali menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar massa segera membubarkan diri. Namun seruan tersebut hingga kini belum digubris.
Hingga berita ini diturunkan, konsentrasi massa masih bertahan di sekitar Kantor DPRD Tarakan dengan kondisi yang kian tegang. Aparat menegaskan akan mengedepankan langkah persuasif, tetapi tetap siaga menghadapi segala kemungkinan di lapangan. (*)
Reporter : Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







