benuanta.co.id, TARAKAN – Polsek Tarakan Utara menindaklanjuti adanya informasi yang tersebar di sosial media atas dugaan pembegalan yang terjadi di Juata pada Rabu, 15 Mei 2024 malam.
Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat satu korban yang menuju ke arah rumah yang terletak di arah Intraca sekira pukul 22.30 WITA. Lalu, korban merasa diikuti oleh 4 pria yang berpakaian serba gelap dan memakai penutup wajah mendekati motor korban dan mengancam menggunakan senjata tajam (sajam).
Korban yang tak dapat berbuat apa-apa hanya dapat menangis ketakutan. Lalu, kunci motor korban diambil dan dibuang oleh pelaku. Diduga keempat pelaku mengambil dompet korban dan melarikan diri.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tarakan Utara, IPTU Jamzani membenarkan adanya informasi tersebut dan langsung melakukan pendalaman. Korban juga telah datang langsung ke Polsek Tarakan Utara untuk memberikan penjelasan ke pihak kepolisian.
“Sudah datang korban semalam itu ke Polsek. Cuma untuk benar atau tidaknya (pembegalan) kita masih dalami,” tuturnya, Jumat (17/5/2024).
Dilanjutkan Jamzani, pihaknya masih melakukan pendalaman lantaran terdapat pencocokan kronologis kejadian dengan informasi yang beredar di sosial media. Menurutnya terdapat beberapa hal yang janggal dari dugaan pembegalan ini.
“Misalnya, jam kejadian. Apalagi di jam segitu masih ramai di jalan yang dimaksud itu. Kemudian ini terduga pelaku empat orang, apakah hanya mengambil dompet saja, motornya tidak diambil malah kuncinya yang dibuang,” bebernya.
Sehingga, pihaknya juga perlu mendalami seseorang yang terduga menjadi korban dalam dugaan pembegalan ini. Terlebih, cara korban dalam mendapatkan kunci motor kembali.
“Itu semua masih kami dalami. Untuk pelaku sendiri juga masih kami dalami. Katanya pelaku ini pakai motor Nmax. Kita masih dalami betul apa tidak,” tuturnya.
Ditegaskan Jamzani, sebelum adanya informasi ini, pihaknya rutin menggelar patroli di wilayah Juata. Biasanya patroli dilakukan hingga menjelang dini hari. Lantaran pihak kepolisian turut memantau aktivitas perusahaan besar di wilayah Juata.
“Patroli kami aktif terus. Sampai jam 2 itu kita patroli,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







