benuanta.co.id, TARAKAN – Tanah longsor di RT 20 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Senin (11/9). Sejumlah warga membersihkan berkas longsoran yang mengenai sisi bangunan rumah.
Salah satu kanopi dan juga dua kendaraan roda dua terkena terjangan lumpur salah satunya ringsek pada bagian kaca. Sejumlah warga melakukan evakuasi menggunakan kendaraan berat dan secara manual.
Diketahui halaman rumah dipenuhi dengan lumpur. Setidaknya ada 4 truk yang telah mengangkut sejumlah tumpukan lumpur tersebut.
Pemilik rumah, Arawi menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada pukul 05.00 WITA. Sebelumnya terdengar suara gemuruh menyerupai petir dari sisi kiri rumah. “Saya kira petir,” singkatnya.
Atas kejadian tersebut, tempat parkiran rumahnya tertimbun oleh lumpur. Satu mobil miliknya ringsek pada bagian kaca lantaran terkena lumpur.
“Saya langsung lapor warga untuk membantu evakuasi rumah dari terjangan lumpur,” ungkapnya.
Arawi menerangkan jika kejadian ini kali pertama terjadi di lingkungannya. Diketahui rumah tersebut berada di bawah bukit.
Lurah Karang Anyar Pantai, Yohanes Patongloan menjelaskan jika terdapat dua RT di wilayahnya yang terkena longsoran tanah di antaranya RT 20 dan RT 28. “Yang terparah di RT 20,” ucap Yohanes.
Yohanes mengatakan jika musibah tersebut tidak dapat diprediksi, namun pihaknya kerap menghimbau kepada masyarakat melalui RT bahwa disaat musim hujan warga harus berhati-hati.
“Selain itu kami sering menghimbau kepada warga yang membangun rumah diatas kemiringan 40 derajat,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut pihaknya segera melaporkan kepada dinas teknis yaitu BPBD Kota Tarakan terkait dua titik tanah longsor di Kelurahan Karang Anyar Pantai.
“Untuk sementara BPBD sudah mempersiapkan seluruh peralatan yang nantinya dipergunakan untuk penanganan sementara,” terangnya.
Yohanes telah membuat rapat kerja (Raker) RT di seluruh wilayah Karang Anyar Pantai terkait bencana longsor, banjir maupun musibah kebakaran.
“Kami akan kirimkan undangan Raker ke seluruh RT di Kelurahan Karang Anyar Pantai yang nantinya akan membahas terkait sosialisasi persoalan bencana alam dan musibah kebakaran,” tutupnya.(*)
Reporter: Okta Balang
Editor: Ramli







