benuanta.co.id, TARAKAN – Trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran di posko pengungsian di Perikanan dilakukan oleh para polwan dari Polres Tarakan setelah berkoordinasi dengan pihak BPBD Tarakan.
Kegiatan tersebut bertemakan Polwan Sahabatku. Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Gisca Yashella. S.Tr.K mengungkapkan, keikutsertaan Polwan Polres Tarakan merupakan atensi dari pimpinan.
“Rata-rata dari anak-anak ini pasti butuh trauma healing makanya kita membuat kegiatan trauma healing dari Polwan Polres Tarakan,” terang Gisca, Sabtu (1/7/2023).
Gisca menyampaikan alasan mengapa Polwan yang ditunjuk langsung dalam kegiatan ini karena Polwan dapat menyampaikan aspirasi sebagai wanita agar lebih menyentuh untuk anak-anak mulai dari cara berinteraksi dan berkomunikasi.
“Bagaimana pun kalau kita menyampaikan aspirasi dari kita sebagai wanita lebih menyentuh dari cara kita berbicara, ajak bermain,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan rasa bangga terhadap masyarakat Tarakan yang memiliki rasa perduli dan apresiasi yang tinggi akan musibah yang terjadi dengan ikut serta dalam proses trauma healing anak-anak korban kebakaran.
“Kita akan mengupayakan untuk mengadakan kegiatan seperti ini lagi agar anak-anak senang dan dapat menyehatkan psikologis mereka,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua HIMPSI Kaltara, Sulistiyowati, S.Psi., Psikolog mengungkapkan, dengan kedatangan Polwan Polres Tarakan dalam kegiatan trauma healing adalah hal baik untuk anak-anak korban kebakaran.
“Hari ini ada ibu Polwan yang hadir bisa jadi image untuk mereka (anak) karena pada usia anak ini mereka melihat dan meniru sehingga kalau disekelilingnya ada support yang positif itu sangat luar biasa untuk perkembangan mereka ke depan,” kata Sulistyowati.
“Orang orang dewasa disekitarnya seharusnya memberikan lingkungan yang baik,” tutupnya.(*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







