Rahmawati Dorong Renovasi Puskesmas dan RSUD Kaltara Masuk Prioritas Program Kesehatan Nasional

Politik15 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik (DPR RI) daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati, S.H., mendorong agar program penguatan fasilitas kesehatan pemerintah pusat dapat dirasakan hingga ke daerah, khususnya wilayah yang masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan.

Hal itu disampaikannya setelah berdiskusi bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dr. dr. Benyamin Paulus Octavianus, terkait sejumlah program prioritas kesehatan Presiden Prabowo Subianto, termasuk rencana renovasi Puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD).

Rahmawati menilai perhatian terhadap fasilitas kesehatan menjadi penting bagi Kaltara yang memiliki wilayah luas dengan sejumlah kawasan yang sulit dijangkau. Menurutnya, peningkatan sarana kesehatan tidak cukup hanya dilakukan di pusat perkotaan, tetapi juga harus menyentuh masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Ketua hingga Anggota Wantimpres

“Alhamdulillah, Bapak Prabowo selalu hadir di tengah masyarakat, terutama yang membutuhkan. Dan dengan tenaga medis juga, akan membantu membangun puskesmas-puskesmas,” ujarnya, Sabtu (3/10/2026).

Dalam pemaparan Wamenkes, pemerintah pusat menyiapkan program renovasi terhadap sekitar 10.000 Puskesmas secara bertahap mulai 2027. Selain itu, sekitar 2.000 Puskesmas yang kondisinya sudah sangat tua dan tidak layak akan dibangun baru dengan konsep fasilitas yang lebih modern.

Baca Juga :  Bahlil Resmi Dilantik jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Program tersebut juga mencakup RSUD di daerah yang akan dilakukan secara bertahap pada 2027, 2028, hingga 2029. Pemerintah daerah nantinya diminta berkoordinasi, termasuk menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas kesehatan baru yang membutuhkan area lebih luas.

Rahmawati menilai program tersebut menjadi peluang untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus menjawab persoalan akses layanan medis di wilayah pelosok termasuk Kaltara.

“Terutama daerah 3T ya, Pak,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wamenkes RI, Dr. dr. Benyamin Paulus Octavianus pun menegaskan Kaltara menjadi salah satu daerah yang akan dikunjungi dalam rangka penguatan program kesehatan nasional. Menurutnya, kondisi geografis Kaltara membuat kebutuhan terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan di pelosok menjadi perhatian khusus pemerintah.

Baca Juga :  Istana Konfirmasi Prabowo Lantik Suyudi jadi Kapolri Siang Ini

“Kita akan ke Kaltara karena Kaltara begitu banyak daerah yang sulit yang membutuhkan tenaga medis di pelosok-pelosok,” terangnya.

Rahmawati berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memastikan program tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Peningkatan fasilitas kesehatan, menurutnya, harus beriringan dengan ketersediaan tenaga medis dan kemampuan fasilitas dalam memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Kaltara. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *