Jawab soal Harga Udang, ZIAP: Gubernur Bukan Pedagang!

benuanta.co.id, TARAKAN – Sesi tanya jawab pada debat perdana Cagub dan Cawagub Kaltara diwarnai dengan berbagai pertanyaan menarik. Salah satunya, soal harga udang yang dinilai Paslon nomor urut 3 yakni Yansen dan Suratno anjlok di masa kepemimpinan Zainal dan Yansen.

Paslon nomor urut 2, ZIAP tegas menjawab hal tersebut. Menurut Zainal, pemimpin daerah dalam hal ini  gubernur bukanlah pedagang yang dapat menentukan harga suatu komoditas. Untuk itu perlu adanya kebijakan, seperti yang sudah dilakukan saat ia menjabat dengan membentuk Tim Satgas untuk membantu petani tambak dalam menstabilkan harga udang.

“Kalau harga udang itu turun jangan disalahkan gubernur, demikian juga rumput laut, pernah sampai di harga Rp 45 ribu tapi apakah ada ucapan terimakasih ke gubernur,” tegasnya.

Selama menjadi gubernur, ia selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Hal itupun terbukti harga udang berangsur membaik yakni di kisaran Rp 220 per kilogram setelah 5 bulan lalu anjlok di harga Rp 90 ribu per kilogram.

“Apakah itu yang disebut tidak ada kestabilan harga,” pungkas Zainal. (adv)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *