APBD Perubahan Kaltara 2026 Masuk Tahap Penyusunan RKA

benuanta.co.id, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai tahapan lanjutan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengatakan, penyusunan RKA saat ini dilakukan masing-masing perangkat daerah setelah tahapan sebelumnya disepakati.

Baca Juga :  Banyak ASN Masuk Masa Pensiun, Pemprov Kaltara Pilih Maksimalkan Pegawai yang Ada

“Sekarang dengan OPD lagi menyusun RKA. Nanti Insyaallah kita akan menyampaikan nota keuangan,” kata Denny, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, kondisi keuangan daerah menjadi perhatian dalam penyusunan APBD Perubahan. Karena itu, kepala perangkat daerah diminta menyesuaikan program dan kegiatan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Denny menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh membatasi ruang gerak pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.

Baca Juga :  Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

“Kalau memang APBD kita terbatas, tapi ruang gerak kita tidak harus terbatas. Kita harus bisa berinovasi, berkreasi,” ujarnya.

Selain mengandalkan APBD, Pemprov Kaltara juga akan mendorong pembiayaan pembangunan melalui pemerintah pusat, baik melalui APBN maupun dukungan kementerian dan lembaga. Denny mengatakan, program yang dimasukkan dalam APBD Perubahan harus benar-benar memiliki tingkat prioritas dan dampak terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Pastikan Kebutuhan Jalan Perbatasan Kaltara Masuk Rencana Induk 2027–2029

Ia menyebut sejumlah sektor seperti pengentasan kemiskinan, infrastruktur dan pendidikan tetap menjadi bagian dari fokus pembangunan daerah.

“Kita fokus pada yang menjadi prioritas,” katanya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *