Pemprov Kaltara Luncurkan Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026

benuanta.co.id, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi meluncurkan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2026 di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (25/5/2026).

Sekertaris provinsi (Sekprov) Denny Harianto mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dari pelayanan prima pemerintah kepada masyarakat.

Ia menyebut keterbukaan informasi menjadi tanggung jawab seluruh badan publik, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan instansi vertikal di Kaltara.

Baca Juga :  Urai Kemacetan, Dishub Tertibkan Antrean Kendaraan di SPBU Jalan Sengkawit

“Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, termasuk pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, hingga badan publik se-Kaltara,” sebutnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Melalui aturan tersebut, setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh akses informasi secara terbuka dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi

Denny mengatakan perkembangan teknologi serta meningkatnya tuntutan masyarakat membuat badan publik harus semakin transparan, responsif, dan akuntabel dalam memberikan layanan informasi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Monev KIP menjadi instrumen penting untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik terhadap prinsip keterbukaan informasi.

“Monitoring dilakukan untuk memantau pelaksanaan keterbukaan informasi, sedangkan evaluasi untuk menilai indikator yang telah ditetapkan Komisi Informasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Imbas Kabut Asap, Pemprov Kaltara Terapkan WFA bagi ASN

Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Kaltara berharap tata kelola pemerintahan semakin transparan, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya keterbukaan informasi secara berkelanjutan menuju Kaltara yang informatif dan berdaya saing. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *