benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M. Hum, kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat perbatasan dengan hadir langsung pada Kegiatan Panen Raya di Desa Long Kiwar, Kecamatan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, Selasa (16/12/2025), bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur Zainal tiba di dataran tinggi Krayan setelah bertolak dari Bandara TNI Angkatan Udara Tarakan menggunakan pesawat CN-295. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kunjungan kerja tersebut.
“Hari ini kita sudah sampai di dataran tinggi Krayan untuk melaksanakan panen raya bersama beberapa kelompok tani yang berada di sini, dan pertama saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Danlanud karena telah memberikan fasilitas pesawat CN-295,” ungkapnya, Selasa (16/12/2025).
Setibanya di Bandar Udara Yuvai Semaring, Long Bawan, Gubernur Zainal beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Nunukan, Irwan Sabri. Kehadiran orang nomor satu di Kaltara ini juga dimeriahkan dengan tarian Ana Adi Melati, tarian adat Suku Dayak Lundayeh sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal menilai potensi pertanian di wilayah Krayan sangat luar biasa, khususnya komoditas beras organik yang menjadi keunggulan daerah perbatasan ini. Ia mendorong optimalisasi lahan pertanian yang masih belum sepenuhnya digarap.
“Potensi beras dan swasembada pangan yang ada di Krayan ini luar biasa karena semuanya organik, sehingga kita minta optimalisasi lahan karena masih ada beberapa tempat yang belum selesai penggarapannya menjadi sawah,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kaltara, lanjut Gubernur Zainal, juga memberikan dukungan konkret melalui bantuan alat berat untuk mendukung pengembangan lahan pertanian. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat para petani.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya bantuan ekskavator dari Bupati Nunukan ini bisa lebih memberikan semangat bagi petani-petani di Krayan,” ucapnya.
Selain sektor produksi, Gubernur Zainal menyoroti pentingnya infrastruktur penunjang pertanian, khususnya pembangunan jembatan yang menghubungkan area persawahan dengan wilayah Krayan induk. Infrastruktur ini dinilai krusial untuk mobilisasi alat dan hasil pertanian.
“InsyaAllah jembatan untuk menghubungkan wilayah persawahan yang dipisahkan sungai dengan Krayan induk akan kita bantu agar mobilisasi peralatan dan hasil pertanian bisa dilakukan dengan lebih mudah,” katanya.
Gubernur Zainal juga menyinggung persoalan konektivitas darat menuju wilayah Nunukan yang selama ini menjadi kendala utama distribusi hasil pertanian. Ia memastikan pembangunan Jembatan Binuang akan segera direalisasikan.
“Konektivitas ke wilayah Nunukan insyaAllah di akhir tahun ini akan dikerjakan pembangunan Jembatan Binuang yang kemarin sempat kita lobi ke Bapak Menteri Keuangan,” terangnya.
Dengan terbangunnya jembatan tersebut, Gubernur Zainal berharap hasil pertanian Krayan tidak lagi bergantung pada jalur distribusi ke Malaysia dan Brunei, melainkan dapat dipasarkan secara lebih masif ke dalam negeri. “Dengan adanya jembatan Binuang nanti, produk-produk unggulan Krayan bisa diangkut melalui jalur darat dan dijual lebih luas ke dalam negeri,” imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada produksi dan distribusi, Pemerintah Provinsi Kaltara juga berencana membantu peningkatan nilai tambah hasil pertanian melalui perbaikan kemasan produk. “Kita juga akan bantu dari sisi packaging agar nilai jualnya lebih baik, karena kemasan yang bagus tentu akan meningkatkan harga jual hasil pertanian,” lanjutnya.
Pada kegiatan panen raya tersebut, para petani turut menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, mulai dari perbaikan irigasi, jalan usaha tani, hingga pembangunan jembatan penyeberangan antar lahan. Menutup rangkaian kegiatan, Gubernur Zainal menyampaikan pesan khusus dari Menteri Pertanian kepada masyarakat Krayan.
“Pesan dari Bapak Menteri Pertanian agar petani Krayan tetap semangat, dan beliau menyampaikan salam hormat untuk seluruh petani yang ada di sini,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







