benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Realisasi serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung tahun 2021, ternyata berjalan tidak sesuai harapan.
Mulai dari dampak pandemi Covid-19 dan beberapa faktor lainnya, membuat realisasi serapan anggatan Pemkab Tana Tidung masih rendah.
“Kita akui memang masih belum mencapai target serapan anggaran tahun ini. Tapi bukan berarti kita akan tingal diam karena ada faktor-faktor alam yang membuat serapan anggaran kita masih rendah,” kata bupati KTT Ibrahim Ali.
Ia menjelaskan, dari update data terbaru, Pemkab Tana Tidung hanya baru mampu menyerap realisasi anggaran sekitar 65 persen saja dari target 100 persen.
“Data yang kita dapatkan kemarin angkanya segitu. Tapi waktu terus berjalan dan kita harap angka itu bisa naik sebelum tutup tahun,” jelasnya.
Meski masih jauh dari target, namun Ibrahim optimis dirinya bersama dengan OPD yang ada di KTT, mampu meresap realisasi anggaran sebanyak-banyaknya sebelum akhir tahun 2021.
“Penghambat utama kita ini kan pandemi Covid-19. Karena banyak anggaran yang harusnya sudah berjalan tapi terhambat karena peralihan anggaran penanggulangan Covid-19,” bebernya.
“Mugkin tidak bisa 100 persen anggaran kita terserap. Tapi setidaknya diakhir tahun ini minimalnya 80 persen anggaran kita bisa terserap dengan maksimal. Apalagi data kita ini sudah terinput oleh Kemendagri,” tukasnya.
Sedangkan untuk kegiatan yang tidak berhasil dilaksanakan ditahun 2021, Ibrahim mengaku akan tetap melanjutkan progres kegiatannya, namun akan digeser di tahun 2022.
“Untuk kegiatan yang sifatnya tidak urgent, itu akan kita tiadakan. Sedangkan kegiatan yang sifatnya urgent tetap akan kita laksanakan hingga tahun 2022,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







