Khawatirkan Kebakaran hingga Kerusakan Alat Elektronik, Bupati Berau Minta PLN Serius Tangani Krisis Listrik

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan kekhawatirannya terkait krisis listrik dan pemadaman bergilir yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Berau belakangan ini. Sri menyoroti dampak mati lampu yang melanda permukiman warga, terutama saat banyak warga sedang tidak berada di rumah.

“Saya khawatir, orang-orang kan banyak meninggalkan rumah untuk nonton Berau Expo. Ada masalah-masalah yang tidak diinginkan di rumah. Baru tadi pagi mati lampu, kita juga kaget ini kenapa kok mati lamanya berapa kali sehari,” ujar Sri Juniarsih kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Ia juga menegaskan telah menegur pihak PT PLN (Persero) ULP Tanjung Redeb agar segera menyelesaikan masalah pemadaman listrik ini secara serius.

Baca Juga :  Bupati Berau Temui Dirjen Perhubungan Laut, Sampaikan Usulan Percepatan Pengembangan Dermaga

“Saya langsung tegur, ini kenapa sih kok bisa kayak gini? Saya sudah tekankan kepada mereka untuk menyelesaikan persoalan ini secara serius. Ini tidak bisa dibuat main-main, kulkas, AC, segala macam bisa rusak. Yang kita khawatirkan di tengah El Nino ini bisa memicu kebakaran,” tegasnya.

Selain masalah krisis listrik, Bupati Berau juga merespons isu terkait belum cairnya dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi yang berpotensi mengganggu laju pembangunan daerah. Sri meminta masyarakat Berau untuk bersabar sementara waktu, sembari pihak Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Baca Juga :  Air Sungai Siduung Indah Mendadak Hijau, Wabup Berau Minta Warga Tak Konsumsi Ikan yang Mati

“Kita bersabar dulu saja. Kami masih berupaya ke kementerian terkait untuk dapat segera kami terima, karena memang ada jalur-jalur yang harus kami tempuh terkait dana dari pusat maupun provinsi,” ungkapnya.

Guna menyikapi keterlambatan anggaran tersebut, Bupati Berau mengambil langkah tegas terkait proyek pembangunan daerah agar Pemkab tidak mengalami defisit atau terbelit utang.

Baca Juga :  Sasar Peningkatan PAD, Pemkab Berau Dorong Kampung Nelayan Jadi Sentra Komoditas Unggulan Perikanan

“Untuk proyek daerah yang sudah terlanjur berjalan, lelang, dan sedang bekerja, akan tetap kita lanjutkan. Tapi kalau yang sudah lelang tapi belum mulai bekerja, kita pending dulu. Karena kami tidak mau berutang,” pungkas Sri Juniarsih. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agusina