Deteksi Penyakit Menular, Lapas Nunukan Gencarkan Screening Warga Binaan

benuanta.co.id, NUNUKAN– Sebagai upaya mendeteksi dan mencegah potensi penyakit, Lapas Kelas IIB Nunukan menggelar kegiatan Screening Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Blok Singosari.

Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini diikuti oleh 30 orang warga binaan dan bertujuan memantau kondisi kesehatan serta memberikan tindakan pencegahan sejak dini terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung.

Baca Juga :  Inflasi Nunukan Alami Kenaikan pada September 2026, Kelompok Makanan Jadi Pemicu

“Pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan seperti pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, serta pemeriksaan tanda vital lainnya,” ungkap Puang.

Dikatakannya, Tim Kesehatan Lapas melakukan pengecekan secara menyeluruh dan mencatat hasilnya untuk evaluasi lebih lanjut.

“Ini bagian dari program pembinaan yang holistik. Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami. Dengan deteksi dini, kami dapat memberikan intervensi yang tepat dan mendukung proses pembinaan dengan kondisi fisik yang lebih baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penyelundupan 72 Koli Ballpress Asal Tawau Digagalkan di Sebatik, 3 Mobil Pick Up Turut Diamankan

Selain pemeriksaan kesehatan, juga dilakukan juga penyuluhan singkat mengenai pentingnya pola hidup sehat, asupan gizi seimbang, dan aktivitas fisik yang teratur.

“Kita juga berikan edukasi mengenai gejala dan pencegahan penyakit tidak menular yang umum terjadi di lingkungan pemasyarakatan. Kami berharap kesadaran ini tidak hanya berdampak saat di lapas, tetapi juga menjadi bekal hidup sehat setelah mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuota BBM Nunukan Jauh dari Kebutuhan, Komisi II Desak BPH Migas Lakukan Penyesuaian

Hasil screening akan dipantau secara berkala dan menjadi bahan tindak lanjut, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.

“Program seperti ini akan dilaksanakan secara rutin dan meluas ke seluruh blok di lapas, dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan dukungan fasilitas yang memadai bagi warga binaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *