Ini Kronologi Laka Maut Speedboat di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebuah kecelakaan laut (laka laut) terjadi di perairan perbatasan Bambangan, tepatnya di depan Pelabuhan Dermaga Aji Putri, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (28/7) sore.

Insiden ini melibatkan sebuah speedboat kecil bermesin 40 PK dan speedboat besar SB Borneo Express 02 yang tengah mengangkut paket logistik milik perusahaan ekspedisi J&T.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka (KSKP), IPTU Andre Azmi Azhari, dalam keterangannya mengatakan bahwa speedboat SB Borneo Express 02 berangkat dari dermaga Yamaker pada pukul 14.00 WITA menuju Pelabuhan Sei Nyamuk.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

Kapal tersebut dikemudikan oleh Sabir selaku juragan, dengan dua orang anak buah kapal (ABK) yakni Aslan dan Roy Wilson.

Saat melintas di perairan depan Pangkalan Haji Putri, sekitar pukul 14.45 WITA, SB Borneo Express 02 bertabrakan dengan sebuah speedboat kecil berwarna kuning bermesin 40 PK yang dikemudikan oleh Reksi Yosep. Dalam speedboat kecil tersebut juga terdapat satu penumpang perempuan.

“Menurut keterangan juragan SB Borneo Express 02, speedboat kecil tiba-tiba memotong haluan dari arah kanan secara mendadak sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan. Akibat benturan keras, juragan dan penumpang speedboat kuning terlempar ke laut, sementara kapal kecil tersebut sempat berputar-putar di permukaan air,” kata Andre.

Baca Juga :  Wujudkan Data Sosial dan Ekonomi yang Akurat, Pemkab Nunukan Gelar Pelatihan Petugas Pemutakhiran DTSEN

Beruntung, sejumlah juragan speedboat lain yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian yakni Jepri, Aidil, dan Majid segera datang memberikan pertolongan. Bersama kru dari SB Borneo Express 02, mereka berhasil mengevakuasi korban dari laut.

Namun sayangnya, Reksi Yosep, juragan speedboat kuning, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sempat dilarikan ke Puskesmas Nunukan. Sementara penumpang perempuan berhasil diselamatkan dan saat ini sedang menjalani perawatan.

Baca Juga :  4 Ribu Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Nunukan

Speedboat kecil mengalami kerusakan parah, sementara SB Borneo Express 02 mengalami goresan pada bagian samping. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

IPTU Andre Azmi Azhari mengimbau seluruh pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi aturan pelayaran guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *