Sempat Terkendala Banjir, Kodim 0910/Malinau Targetkan 200 Hektar Lahan Tani Aktif Tahun Ini

benuanta.co.id, MALINAU – Akibat bencana banjir yang menimpa Kabupaten Malinau beberapa hari yang lalu, pengerjaan valid project ketahanan pangan yang digarap masyarakat bersama Kodim 0910/Malinau sempat terhenti.

Untuk diketahui, project tersebut merupakan strategi ketahanan pangan untuk mengatasi kekurangan lahan subur dan keterbatasan pangan di Malinau.

Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Sofwan Nizar, S.Sos, M.Han mengatakan saat ini valid project itu sudah kembali dikerjakan menyusul dengan membaiknya kondisi banjir di Malinau saat ini.

“Terdapat 2 lahan yang kita garap untuk ketahanan pertanian dan perikanan. Untungnya lahan itu baru masuk penggarapan awal, sehingga tidak terpengaruh dengan kondisi banjir kemarin,” kata Dandim.

Sofwan menuturkan, 2 lahan di Malinau Kota dan Malinau Seberang tersebut mempunyai luas sekitar 7 hektar dan direncanakan akan digunakan sebagai tempat pertanian, padi, sayur hingga pembibitan ikan air tawar.

“Itu lahan punya masyarakat tapi digarap bersama dengan kodim 0910/Malinau, kodim yang bantu buat lahannya dan masyarakat yang mengelolah. Karena itu memang merupakan lahan milik masyarakat,” ujarnya.

Saat ini Kodim 0910/Malinau telah memiliki 163 hektar lahan pertanian aktif yang tersebar di berbagai wilayah di Malinau, jumlah itu dipastikan akan semakin bertambah menyusul dengan makin banyaknya kebutuhan pangan di Malinau.

“Lahan itu sudah digarap sejak tahun 2016 dan kita harap akan semakin luas dengan adanya program TMMD nanti. Kita harap juga dengan semakin luasnya lahan aktif pertanian ini, Malinau dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dengan pemanfaatan hasil pangan dari masyarakat itu sendiri,” tutupnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *